MENULIS PARAGRAF DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK WORD FLOW

NURMALA SARI

Abstract


Keterampilan menulis dalam bahasa asing merupakan keterampilan yang paling sulit dalam pembelajaran. Siswa di SMA Negeri 1 Krian seringkali memiliki kesulitan menemukan ide untuk menulis, terutama dalam menulis karangan deskripsi. Oleh karena itu, pengajar sebagai salah satu komponen sentral dalam proses belajar mengajar harus kreatif dan inovatif. Untuk membantu siswa, maka salah satu teknik pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu teknik pembelajaran word flow. Teknik pembelajaran ini diterapkan, karena menuntut semua siswa dalam kelompok untuk menuliskan idenya secara bergiliran. Kemudian kumpulan ide-ide dikembangkan untuk membuat sebuah karangan deskripsi, sehingga teknik pembelajaran ini dapat membantu siswa mengatasi kesulitannya.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan teknik pembelajaran word flow dalam menulis paragraf siswa kelas XII SMA NEGRI 1 Krian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XII Bahasa SMA Negeri 1 Krian dengan jumlah 22 siswi. Data penelitian ini diperoleh melalui hasil analisis lembar observasi, tes sebagai pendukung dan angket yang diterapkan selama empat kali pertemuan.


 


                Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pembelajaran word flowtelah diterapkan dengan baik dan sesuai dengan prosedur. Hasil observasi menunjukkan bahwa dari pertemuan pertama hingga pertemuan terakhir mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan  perolehan skor  hasil pengamatan lembar observasi. Dalam pertemuan pertama hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa siswa mendapatjumlah skor 62. Dengan prosentase 86,1%. Pertemuan kedua hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa skor yang didapatialah63 dengan prosentase 87,5%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari pertemuan pertama. Adapun hasil observasi pertemuan ketiga ialah siswa mendapatkan skor sebanyak 68 dengan prosentase 94,4%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pesat dari pertemuan sebelumnya dikarenakan siswa sudah mulai terbiasa dengan teknik word flow. Hasil observasi pertemuan keempat didapat bahwa siswa skor sebanyak 71. Hasil prosentase maksimum pada pertemuan keempat ialah sebanyak 98,61%. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik pembelajaran word flowdapat digunakan sebagai alternatif dalam bahasaJerman, terutama dalam pembelajaran menulis.


Kata Kunci:Teknik Pembelajaran word flow, Keterampilan Menulis. 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.