Pengaruh Pemberian Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Penurunan Kadar Logam Berat Timbal (Pb) pada Limbah Industri Batik di Karah Surabaya

VETI ULFIANA, Fida Rachmadiarti, Herlina Fitrihidajati

Abstract


Limbah industri batik sering menjadi permasalahan utama dalam lingkungan. Limbah batik banyak mengandung logam berat timbal (Pb) hingga 0,537 ppm. Oleh karena itu, agar air limbah batik yang akan dibuang ke lingkungan tidak mencemari maka harus melalui proses remediasi terlebih dahulu. Proses remediasi dalam penelitian ini menggunakan serbuk biji kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kadar logam timbal (Pb) di dalam air limbah batik dengan menggunakan berbagai konsentrasi serbuk biji kelor (Moringa oleifera) dan lama waktu pemaparan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu konsentrasi (20 g, 25 g dan 30 g) dan lama waktu pemaparan (20 menit dan 30 menit). Pengulangan dilakukan sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 unit perlakuan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah kadar logam timbal (Pb)  sebelum dan setelah perlakuan. Data dianalisis secara statistik menggunakan Anava 2 arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Data pendukung adalah pH, suhu pada air limbah dan kadar logam timbal (Pb) pada serbuk biji kelor (Moringa oleifera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 30 gram serbuk biji kelor mampu menurunkan kadar logam timbal (Pb) paling optimal, sedangkan waktu optimal untuk menurunkan kadar logam timbal (Pb) adalah 20 menit.


Keywords


logam timbal (Pb); serbuk biji kelor (Moringa oleifera); limbah batik; remediasi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.