Pengaruh Filtrat Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus Musculus) yang Diinduksi Glukosa

SUCI Nur NUR LAXMI, Tjandrakirana Tjandrakirana, Nur Kuswanti

Abstract


Bahan alami merupakan salah satu materi yang dapat digunakan sebagai obat. Salah satunya adalah kulit buah naga merah yang diketahui mengandung senyawa fenolik, flavonoid, antosianin, dan triterpenoid. Oleh karena itu, dilakukan penelitian eksperimental untuk membuktikan pengaruh filtrat kulit buah naga merah  (Hylocereus polyrhizus) terhadap kadar glukosa darah mencit,  dengan pre-post test design, subjek 72 ekor mencit jantan, 6 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Filtrat kulit buah naga merah diberikan satu kali setelah 1 jam induksi glukosa 2 g/kg BB dengan konsentrasi filtrat 100%, 90%, 70%, 50%, dan 30%. Pengukuran kadar glukosa darah yang diambil melalui ekor dilakukan dengan menggunakan alat hitung digital glico easy touch dengan satuan mg/dl. Data dianalisis dengan uji t dan Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar glukosa darah mencit pada konsentrasi filtrat kulit buah naga merah 100% sebesar 79 mg/dl; 90% sebesar 86 mg/dl; 70% sebesar 105,25 mg/dl; 50% sebesar 123 mg/dl; 30% sebesar 139 mg/dl dan 0% sebesar 147 mg/dl. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa filtrat kulit buah naga merah dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit pada semua konsentrasi kecuali 0%.  Kadar glukosa darah normal pada mencit adalah dalam rentang antara 50-109 mg/dl


Keywords


kulit buah naga merah; kadar glukosa darah; mencit (Mus musculus)

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.