Pengaruh Penambahan Fruktosa Pada Pengencer Dasar Tris-Citric-Acid Soya (Tcs) Terhadap Motilitas Spermatozoa Kambing Boer Pasca-Pembekuan

DIO Bekti BEKTI PAMUNGKAS, Tjandrakirana Tjandrakirana, Nur Ducha

Abstract


Penyimpanan semen dapat dilakukan dengan cara pembekuan. Dalam tahapan proses pembekuan, spermatozoa membutuhkan sumber energi untuk metabolisme. Fruktosa adalah contoh sumber energi yang biasa digunakan dalam pengencer. Tujuan  penelitian ini untuk menguji pengaruh fruktosa terhadap kualitas spermatozoa kambing Boer. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 pengulangan. Pengamatan motilitas dilakukan dengan mengestimasi spermatozoa yang bergerak progresif lurus ke depan. Data diuji dengan ANAVA satu arah dengan taraf ketelitian 95% dan dilanjutkan uji Duncan. Pengamatan motilititas before freezing menunjukkan hasil pada konsentrasi fruktosa 2 g memberikan pengaruh paling baik dengan nilai 53.50±0.788. Setelah thawing konsentrasi fruktosa 2 g juga memberikan pengaruh paling baik dengan nilai 41.50±0.79. Kesimpulan  penelitian ini adalah  fruktosa dalam pengencer Tris-Citric-Acid Soya mampu mempertahankan kualitas spermatozoa kambing Boer pasca pembekuan


Keywords


fruktosa; pengencer Tris-Citric-Acid Soya; kambing Boer; motilitas

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.