Produksi Hormon IAA oleh Bakteri Endofit dari Akar Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas) dalam Media Limbah Cair Tahu

FUAD HIDAYATULLAH, Yuni Sri Rahayu, Lisa Lisdiana

Abstract


Bakteri endofit merupakan bakteri yang berasosiasi dengan sel atau jaringan tanaman. Limbah cair tahu memiliki kandungan nutrisi tinggi yang memungkinkan bakteri tumbuh di dalamnya. Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh media pertumbuhan, isolat bakteri dan interaksi antara media pertumbuhan dengan isolat bakteri terhadap produksi hormon Indole Acetic Acid (IAA) oleh bakteri endofit dari akar tanaman ubi jalar, serta mengetahui fluktuasi produksi hormon IAA setiap perlakuan selama empat hari waktu inkubasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan yaitu isolat bakteri (A1, B1, B2 dan B3) dan madia pertumbuhan (media limbah cair tahu dan media limbah cair tahu dengan suplementasi triptofan). Pengukuran hormon IAA dilakukan setiap 24 jam selama empat hari menggunakan metode spektrofotometri. Parameter yang diamati yaitu konsentrasi hormon IAA yang dihasilkan pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukan media pertumbuhan dan isolat bakteri berpengaruh nyata terhadap produksi hormon IAA yang dihasilkan. Produksi hormon IAA dalam media limbah cair tahu yang disuplementasi triptofan lebih tinggi (1,799 ppm) dibandingkan dengan produksi hormon IAA dalam media limbah cair tahu murni (1,016 ppm). Isolat bakteri A1 mampu memproduksi hormon IAA lebih tinggi (1,899 ppm) dibandingkan dengan ketiga isolat bakteri lainnya yaitu B1, B2 dan B3. Interaksi media pertumbuhan dengan isolat bakteri juga berpengaruh nyata terhadap produksi hormon IAA. Produksi hormon IAA masing-masing perlakuan mengalami fluktuasi pada setiap waktu inkubasi selama empat hari. Rata-rata konsentrasi IAA optimal diperoleh pada waktu inkubasi hari ketiga


Keywords


bakteri endofit; tanaman ubi jalar; limbah cair tahu; Indole Acetic Acid (IAA)

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.