Conspicuous Consumption in Lauren Weisberger’s The Devil Wears Prada

ALMIRA RIZKY ASMARIA

Abstract


Abstrak


Penelitian ini berjudul konsumsi barang mewah oleh Miranda Priestly di novel karya Lauren Weisberger The Devil Wears Prada. Penelitian ini menganalisis tentang konsumsi barang mewah dari pemeran utama karena posisinya sebagai pemimpin perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku Miranda Priestly dalam mengkonsumsi barang mewah dan menganalisis dampak apa saja yang terjadi pada orang di sekitar Miranda Priestly. Teori yan digunakan penelitian ini adalah teori kelas mewah dari Thorstein Veblen . Karakter utama yaitu Miranda Priestly yang menunjukan perilaku dalam mengkonsumsi barang-barang mewah. Hal ini adalah cara Miranda untuk menunjukkan kedudukan kelas nya di masyarakat. Cara itu adalah konsep Thorstein veblen yang di tunjukkan di konsumsi barang mewah yang merupakan bagian dari kelas bewah. Data ini diambil dari narasi dan dialog yang berhubungan dengan konsumsi barang mewah terhadap Miranda. Data utama dianalisis sesuai dengan data pendukung yang diambil dari buku, esai, artikel, dan tulisan yang lainnya yang berhubungan dengan topic dalam penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menganalisis The Devil Wears Prada dapat dilihat bahwa kehidupan Miranda Priestly sebagai seorang manager dari majalah fashio terkemuka sangatlah glamour . Dia mengonkumsi barang-barang mewah, mempunyai lifestyle yang tinggi untuk memperlihatkan dan mempertahankan kelasnya sebagai kaum kaya. Dia mempunyai dua asisten yang selalu memenuhi segala keperluan nya . Gaya hidup Miranda yang bak tuan putri memberikan dampak terdahap orang disekitarnya termasuk asisten baru pribadinya, Andrea. Dia adalah seorang perempuan lulus terbaru dari univeritas Brown. Andrea medapatkan efek dari kehidupan Miranda yang glamor. Kehidupannya berubah setelah menjadi asisten dari seorang menejer majalah papan atas .


Kata Kunci: Miranda Priestly, Konsumsi Barang Mewah, dan Kelas tinggi


 


Abstract


 


This thesis is entitled “Conspicuous Consumption of Miranda Priestly in Lauren Weisberger’s The Devil Wears Prada”. This thesis analyzes the main character’s conspicuous consumption because of Miranda’s position as employer in her company.  The purposes of this thesis are to identify Miranda’s conspicuous consumption and to effect of Miranda’s conspicuous consumpiton to others character in Lauren Weisberger The Devil Wears Prada. This thesis uses theoretical framework of leisure class by Thorstein Veblen.The main character, Miranda Priestly , tries to show her habit of consuming wealhy goods.. The main data in the forum of narration and dialog related to The Conspicuous Consumption of Miranda Priestly. The data is analyzed by applying the theoretical framework of Leisure Class in Concpicuous Consumption.By analyzing the novel The Devil Wears Prada, it is found out that the lifestyle of Miranda Priestly as a manager of fashion magazine is glamour. She comsumes luxurious things, has high lifestyle to showing and defending her position as a leisure class. She has two assitants who always escort her to fulfill her needs.  The lifestyle of Miranda is like a queen which gives an effect to others. Andrea, Miranda’s assistant is a fresh graduate from Brown University. She gets an effect of Miranda’s lifestyle. Her life is totally changed after being an Miranda’s assistant.


Key words: Miranda Priestly, Conspicuous Consumption, Leisure Class.



 


 


 


 


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.