NAGINI BEING INTERPRETED USING PEIRCE’S TRIADIC IN J.K. ROWLING’S HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS

HUSNUL MAARIEF

Abstract


Abstrak

Studi ini berkaitan dengan simbol ular yang muncul dalam novel Harry Potter dan Reliku Kematian oleh J.K. Rowling. Ular dalam novel ini tampaknya menjadi salah satu peran yang penting dalam novel. Ular ini adalah Nagini. Ular ini dimiliki oleh karekter antagonis, Voldemort. Peran Nagini menjadi penting baik untuk cerita dan pembaca. Dalam cerita, ular ini dibenci oleh protagonis. Harry, Ron, dan Hermione juga menunjukkan bahwa Nagini harus dibunuh. Mereka membenci Nagini, begitu juga Nagini membenci mereka. Para pembaca akan mengerti cerita ketika mereka mengerti Nagini. Sebelum pemahaman itu terjadi, pengetahuan diperlukan untuk menjadi pedoman bagi para pembaca karena Nagini adalah karakter yang dibuat oleh penulis. Nagini di Harry Potter and the Deathly Hallows adalah simbol. Oleh karena itu, tindakan Nagini dalam novel dapat dipahami oleh proses interpretasi. Menganalisi Nagini dengan proses penandaan yang sesuai adalah fase penting untuk memahami novel sepenuhnya. Fase inilah yang coba dikaji dan diteliti oleh studi ini untuk memahami karakter guna memahami apa yang terjadi dalam novel. Secara keseluruhan, analisis memverifikasi bahwa teori dari Daniel Chandler tentang semiotik muncul di novel. Proses penandaan menggunakan triadik Peirce juga digunakan untuk menganalisis tentang Nagini. Triadic Peirce terdiri dari pengetahuan yang diperlukan penelitian ini untuk menganalisis Nagini. Pengetahuan lain berasal dari teori dari Vladimir Propp, juga diperlukan untuk menganalisis Nagini. Akhirnya, masuk akal bahwa menganalisis satu karakter tertentu sangat membantu untuk memahami keseluruhan cerita.

Kata kunci: Semiotik, Simbolisme, Triadik

Abstract

This study deals with a symbol of snake or serpent that appears in the novel Harry Potter and the Deathly Hallows by J.K. Rowling. The serpent in this novel appears to be one of the important roles in the novel. This serpent is Nagini. This serpent is owned by the villain, Voldemort. The roles of Nagini becomes crucial both for the stories and the readers. In the story this serpent is opposed by protagonists. Harry, Ron and Hermione also show that Nagini need to be killed. They are hate Nagini, as Nagini hates them. The readers will understand the story when they understand Nagini. Before it happens, knowledge is needed to be the guideline for the readers since Nagini is a character created by the author. Nagini in Harry Potter and the Deathly Hallows is a symbol. Therefore, Nagini’s acts in the novel can be understood by a process of interpretation. Examining Nagini with the suitable process of signification is the important phase to fully understand the novel. The phase is what this study tries to elaborate and examine to understand a character in order to make sense of what happens in the novel. Overall, the analysis verifies that theory from Daniel Chandler about semiotic appears on the novel. The process of signification using Peirce’s triadic is also used to analyze about Nagini. Peirce’s triadic consist of knowledge that this study need for analyzing Nagini. Another knowledge comes from a theory from Vladimir Propp, also needed to analyze Nagini. Finally, it makes sense that analyzing one particular character is helpful to understand the whole story.

Keywords: Semiotic, Symbolism, Triadic


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.