PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN SPELLING BEE DALAM PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA MANDARIN PADA SISWA KELAS X BAHASA SMA NEGERI 1 GROGOL KEDIRI TAHUN AJARAN 2016/2017

NANDHINI DWI SEPTARENA

Abstract


ABSTRAK
Pembelajaran bahasa Mandarin di SMA Negeri 1 Grogol Kediri saat ini masih terfokus pada penggunaan media PPT dan metode ceramah sebagai penyampaian materi terutama kosakata bahasa Mandarin. Oleh karena itu, media permainan spelling bee diharapkan mempengaruhi penguasaan kosakata bahasa Mandarin siswa kelas X Bahasa SMA Negeri 1 Grogol Kediri.
Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini telah menjawab ketiga rumusan masalah sebagai berikut 1) hasil observasi berdasarkan perhitungan skor skala Likert menunjukkan kategori sangat baik pada aktivitas guru pertemuan pertama dengan skor 81,25%, dan pada aktivitas guru pertemuan kedua dengan skor 81,25%. Hasil analisis data observasi aktivitas siswa pertemuan pertama dengan skor 68,75%, sedangkan hasil analisis data observasi aktivitas siswa pertemuan kedua dengan skor 70,83%. 2) Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan t-signifikasi diperoleh 9,47 > t ( 0,05, db ) = t ( 0,05,25 ) = 1,20. Nilai tersebut lebih besar dari pada nilai tabel, menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara nilai H0 dan H1. 3) berdasarkan hasil analisis angket respon siswa diketahui bahwa kelebihan media permainan spelling bee lebih menonjol sebesar 98,4% dari 36 siswa berpendapat bahwa media permainan spelling bee berpengaruh positif, sedangkan kekurangan media permainan spelling bee agar dijadikan bahan untuk media pembelajaran pada angket respon siswa sebesar 10,0% atau 5 siswa dari 36 siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa media permainan spelling bee mendapatkan respon positif dari siswa.
Kata Kunci : Penggunaan, Permainan Spelling Bee, Kosakata
ABSTRACT
Mandarin learning in SMA Negeri 1 Grogol Kediri is still focused on the use of PPT media and lecture methods as the delivery of material, especially Mandarin vocabulary. Therefore, the spelling bee game media is expected to affect the mastery of Chinese vocabulary of the students of grade X Language SMA Negeri 1 Grogol Kediri.
Based on the result of data analysis, this research has answered the three problem formulation as follows 1) the observation result based on Likert scale scale calculation showed very good category on first meeting teacher activity with score 81,25%, and second teacher meeting activity with score 81,25 %. The result of data analysis of student activity observation activity first with score 68,75%, while result of observation data of student activity activity second meeting with score 70,83%. 2) Based on calculation result by using t-signification obtained 9,47> t (0,05, db) = t (0,05,25) = 1,20. The value is greater than the value of the table, indicating there is a significant difference between the value of H0 and H1. 3) Based on the result of questionnaire analysis, the students know that the excess of game media of spelling bee is more prominent as 98,4% from 36 students argue that game media of spelling bee have positive effect, while lack of game media of spelling bee to be used as material for instructional media in student response questionnaire of 10.0% or 5 students from 36 students. So it can be concluded that the game media spelling bee get a positive response from students.
Keywords : Usage, Spelling Bee Game, Vocabularies


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.