PROFIL PEMECAHAN MASALAH OPEN-ENDED­ GEOMETRI SISWA SMP DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF IMPULSIF-REFLEKTIF

ABDUL KARIM MUNIR ASZARI

Abstract


Satu di antara keterampilan dasar yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai masalah saat ini adalah keterampilan pemecahan masalah. Pemecahan masalah dijadikan sebagai salah satu fokus pembelajaran matematika di sekolah untuk meningkatkan keterampilan tersebut. Salah satu jenis masalah yang diberikan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah adalah masalah open-ended karena masalah jenis ini memiliki banyak solusi atau banyak cara penyelesaian. Cara pemecahan masalah yang digunakan seseorang saat memecahkan masalah cenderung berbeda karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti gaya kognitif, yaitu cara individu dalam berpikir, mengingat, memecahkan masalah, membuat keputusan, mengorganisasi dan memproses informasi dari masalah-masalah yang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah open-ended geometri siswa SMP ditinjau dari gaya kognitif impulsif-reflektif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang siswa kelas VIII-G di SMP Negeri 22 Surabaya, yaitu satu siswa dengan gaya kognitif impulsif dan satu siswa dengan gaya kognitif reflektif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes tulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan gaya kognitif yang berbeda cenderung memecahkan masalah dengan cara yang berbeda. Dalam memahami masalah, kedua subjek dapat menyatakan kembali informasi yang terdapat pada masalah. Dalam merencanakan cara penyelesaian masalah, subjek impulsif menggunakan cara mencoba-coba untuk mendapatkan ide penyelesaian masalah. Dari beberapa ide yang didapatkan, subjek impulsif memilih ide yang dianggap paling mudah. Sedangkan, subjek reflektif mencari ide-ide penyelesaian masalah dengan cara mengamati, memahami, dan mempertimbangkan informasi yang diberikan. Kemudian subjek reflektif memilih ide yang paling menyerupai gambar yang diberikan. Dalam melaksanakan rencana, kedua subjek melakukan pengubahan pada beberapa langkah penyelesaian masalah. Kedua subjek juga tidak memeriksa kembali solusi penyelesaian masalah yang telah diperoleh. Hal ini karena kedua subjek tidak memahami bagaimana cara memeriksa kembali solusi penyelesaian masalah.


Kata Kunci: Pemecahan masalah open-ended geometri, gaya kognitif, gaya kognitif impulsif, gaya kognitif reflektif.


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.