PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT-FIELD INDEPENDENT

RACHMA DINA SARI INT

Abstract


Proses berpikir merupakan rangkaian aktivitas mental seseorang dalam merespons stimulus pada saat menerima informasi, mengolah, menyimpan dan memanggil kembali informasi tersebut dari ingatan. Siswa mempunyai cara berbeda dalam berpikir, berpersepsi, mengingat, dan memecahkan masalah. Kekonsistenan seseorang dalam berpendapat, berpikir, mengingat dan memecahkan masalah merupakan gaya kognitif. Gaya kognitif dibedakan menjadi dua yakni gaya kognitiffield dependent dan gaya kognitif field independent.


Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan perbedaan gaya kognitif field dependent-field independent. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan tes. Ada 2 tes yang digunakan pada penelitian ini yang terdiri dari tes GEFT dan tugas pemecahan. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa bergaya kognitif field dependent dan 2 siswa bergaya kognitif field independent kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Sidoarjo tahun ajaran 2013/2014. Proses berpikir yang dimunculkan siswa dianalisis berdasarkan indikator proses berpikir yakni menerima informasi, mengolah, menyimpan, dan memanggil kembali informasi. Peneliti melakukan wawancara kepada subjek penelitian untuk menggali lebih dalam lagi tentang proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya kognitif field independent pada langkah memahami masalah mereka mengolah informasi dengan membaca soal secara cermat, penyimpanan informasi ditunjukkan dengan membaca soal berulang kali. Pada saat mengolah informasi mereka dapat menyebutkan tujuan yang ingin dicapai pada soal kemudian mereka memanggil kembali informasi dengan mengingat kembali cara pemahaman yang telah dilakukan sebelumnya. Pada langkah merencanakan penyelesaian masalah subjek field independent mengolah informasi dengan cara menceritakan secara runut perencanaan masalah yang akan dilakukan. Pada tahap memanggil kembali informasi mereka dapat menyebutkan pengetahuan awal yang diperlukan untuk memecahkan masalah. Pada langkah melaksanakan rencana penyelesaian, kedua subjek mengolah informasi dengan menuliskan secara runut langkah pemecahan masalah dan memberikan argumen pada setiap pemecahan masalah yang dilakukan. Kedua subjek memanggil kembali informasi dengan mengingat rumus yang telah dipelajari sebelumnya. Pada langkah memeriksa kembali pemecahan masalah kedua subjek mengolah informasi dengan cara melakukan pengecekan tahap demi tahap hasil pekerjaan yang dilakukan, selain itu mereka juga menunjukkan bahwa hasil yang didapat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Sementara itu, subjek field dependent  pada langkah memahami masalah mereka menerima informasi dengan membaca soal, kemudian menyimpan informasi dengan membaca berulang masalah yang diberikan, selanjutnya mengolahnya dengan menentukan tujuan yang ingin dicapai. Kedua subjek memanggil kembali informasi dengan mengingat pemahaman yang pernah dilakukan sebelumnya. Pada langkah merencanakan penyelesaian, kedua subjek mengolah informasi dengan menceritakan secara runut rencana penyelesaian masalah yang akan dilakukan, kemudian mereka memanggil kembali informasi dengan menentukan pengetahuan awal yang dimiliki. Pada langkah melaksanakan rencana penyelesaian masalah kedua subjek memangil kembali informasi dengan menyebutkan rumus-rumus yang akan digunakan untuk memcahkan masalah kemudian mereka mengolah informasi dengan menuliskan langkah pemecahan masalah secara runut. Pada langkah memeriksa kembali kedua subjek mengolah informasi dengan melakukan pengecekan tahap demi tahap dan memanggil kembali informasi dengan menyebutkan bahwa hasil yang didapat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, sementara subjek lainnya tidak dapat menyebutkannya.


 


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.