PROFIL BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF VISUALIZER DAN VERBALIZER

ELEN MAYANTI JIYAT SARI

Abstract


Berpikir kritis merupakan satu di antara kemampuan berpikir yang harus dimiliki setiap lulusan SMP dan SMA, sehingga berpikir kritis harus dikembangkan dan dilatihkan. Berpikir kritis dapat dilatihkan melalui penyelesaian masalah-masalah yang menantang seperti masalah geometri. Strategi dalam menyelesaikan masalah dipengaruhi oleh gaya kognitif, sehingga perbedaan gaya kognitif memungkinkan perbedaan berpikir kritis siswa.


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil berpikir kritis siswa SMP dalam menyelesaikan masalah geometri ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode tes dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari satu siswa dengan gaya kognitif visualizer dan satu siswa dengan gaya kognitif verbalizer. Kedua subjek memiliki kemampuan matematika tinggi yang setara dan berjenis kelamin sama.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil berpikir kritis antara siswa dengan gaya kognitif visualizer dan siswa dengan gaya kognitif verbalizer cenderung sama. Kedua subjek melalui seluruh tahapan berpikir kritis. Pada tahap inferensi, siswa visualizer menemukan langkah yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan menggunakan perhitungan dan menggambar ilustrasi, sedangkan siswa verbalizer menyelesaikan permasalahan menggunakan perhitungan dan perbandingan. Pada tahap strategi, siswa visualizer memberikan alasan yang logis dalam memilih alternatif jawaban yang digunakan sebagai solusi dari permasalahan berdasarkan kondisi nyata. Sedangkan siswa verbalizer memberikan alasan yang logis dalam memilih alternatif jawaban berdasarkan perhitungan. 


Kata Kunci: Berpikir Kritis, Tahapan Berpikir Kritis, Geometri, Gaya Kognitif Visualizer, Gaya Kognitif Verbalizer


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.