ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN GARIS LURUS

SILVIA DESSY ARINI

Abstract


ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN GARIS LURUS


 


Nama : Silvia Dessy Arini


NIM : 12030174035


Program Studi : S-1 Pendidikan Matematika


Jurusan : Matematika


Fakultas : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam


Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya


Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Siti Maghfirotun Amin, M.Pd.


Persamaan garis lurus merupakan salah satu materi pada matematika yang diajarkan kepada siswa kelas VIII SMP. Persamaan garis lurus memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari, sehingga materi ini sangat penting dan harus dikuasai oleh siswa. Namun, dalam praktik pembelajarannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai konsep persamaan garis lurus. Hal itu kemudian berimplikasi terhadap kesalahan siswa yang dilakukan ketika menyelesaikan soal persamaan garis lurus. Kesalahan tersebut termasuk jenis kesalahan yang dilakukan dan faktor apa yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan.


Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dan faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode tes diagnostik dan wawancara. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Kedamean. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang yang melakukan kesalahan paling banyak dan bervariasi.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan konsep (salah dalam menggunakan rumus persamaan garis lurus, tidak mengetahui konsep koordinat titik yang menjadi materi prasyarat), kesalahan prosedural (Tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanya dalam soal, tidak tepat menuliskan apa diketahui dan ditanya dalam soal, tidak menuliskan kesimpulan maupun kesimpulan yang dituliskan salah, tidak mengetahui langkah-langkah yang harus digunakan untuk menggambar grafik persamaan garis lurus), kesalahan perhitungan (tidak teliti dalam menghitung hasil operasi aljabar, salah tulis, dan salah dalam menggunakan tanda operasi), dan kesalahan penarikan kesimpulan (tidak menuliskan kesimpulan dari jawaban dan kesimpulan yang dibuat tidak tepat).


Faktor yang menyebabkan kesalahan adalah faktor emosional dan faktor intelektual. Faktor emosional diantaranya siswa tidak suka dengan matematika, menganggap matematika sulit sehingga tidak paham dengan apa yang telah dijelaskan oleh guru dan jika diberikan soal merasa kesulitan meskipun belum dikerjakan. Faktor intelektual diantaranya siswa kurang bisa mengikuti pelajaran karena kemampuan dalam menyerap pelajaran dan tidak menguasai konsep aljabar (konsep prasayarat).


Kata kunci: persamaan garis lurus, kesalahan, jenis kesalahan, faktor penyebab


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.