PENALARAN MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN KECERDASAN LINGUISTIK DAN LOGIS-MATEMATIS

ERWANDA MAHALISTIA

Abstract


Abstrak


Materi matematika dan penalaran matematis merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, yaitu materi matematika dipahami melalui penalaran matematis dan penalaran matematis dipahami dan dilatihkan melalui belajar matematika. Penalaran matematis mempunyai andil di dalam proses pemecahan masalah matematika, karena beberapa bentuk dari penalaran matematis merupakan bagian dari pemecahan masalah matematika itu sendiri. Untuk melihat penalaran matematis siswa dalam memecahkan masalah matematika dibutuhkan beberapa indikator. Dalam penelitian ini indikator penalaran matematis yang digunakan yaitu menurut pendapat English (2004): (1) mengumpulkan data, (2) membuat dugaan, (3) menganalisis data, (4) menarik kesimpulan, (5) memvalidasi kesimpulan yang logis.


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) penalaran matematis siswa dengan kecerdasan linguistik dalam memecahkan masalah matematika, (2) penalaran matematis siswa dengan kecerdasan logis-matematis dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di kelas VIII-C SMP Negeri 1 Kertosono semester genap tahun ajaran 2016/2017. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yaitu satu siswa dengan kecerdasan linguistik, dan dua siswa dengan kecerdasan logis-matematis. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari tes identifikasi kecerdasan majemuk, tes penalaran matematis dan pedoman wawancara.


Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) siswa dengan kecerdasan linguistik dapat memenuhi indikator mengumpulkan fakta, membuat dugaan, dan menganalisis data, menarik simpulan, dan memvalidasi simpulan yang logis, namun siswa dengan kecerdasan linguistik belum meyakini sepenuhnya bahwa simpulan yang telah diambil benar karena masih kurang yakin dengan hitungan operasi matematika, selain itu siswa dengan kecerdasan linguistik hanya memvalidasi cara/strategi yang digunakan apakah sudah sesuai serta informasi yang digunakan sudah tepat, (2) siswa dengan kecerdasan logis-matematis dapat memenuhi indikator yaitu mengumpulkan fakta, membuat dugaan, menganalisis data, menarik simpulan dan memvalidasi simpulan yang logis.


Kata kunci: penalaran matematis, masalah matematika, kecerdasan linguistik, kecerdasan logis-matematis


Abstract


Mathematics and mathematical reasoning are two things that can’t be separated, which is mathematics can be understood by mathematical reasoning and mathematical reasoning can be understood and practiced by studying mathematics. Mathematical reasoning influence in processes at solving mathematical problem because some kind of mathematical reasoning are part of solving mathematical problem itself. To see student’s mathematical reasoning in solving the mathematical problem it takes some  indicators. Indicators that used in this research are mathematical reasoning by English (2004): (1) gathering evidence, (2) making conjectures, (3) analyzing data, (4) drawing conclusions, (5) validating logical conclusion.


The purpose of this research was to describe: (1) mathematical reasoning of linguistic student in solving mathematical problem, (2) mathematical reasoning of logical-mathematical student in solving mathematical problem.


This research is a descriptive research with qualitative approach and it has been implemented in class VIII-C, 1 Kertosono state junior high school in 2016/2017 year of academic. This research’s subjects consists of three students which are one student with linguistic intelligence, and two students with logical-mathematical intelligence. The instruments in this research consists of identification of multiple intelligences test, mathematics reasoning test and interview guide.


The results are showing that (1) linguistic student can reached collecting facts, making assumption, analyze data, making conclusions and validating the conclusion logically indicators, but linguistic students not sure with their conclusion because they are hesitant with their mathematics operation, besides linguistic students only validates the methods used were appropriate with information given, (2) logical-mathematical students can reached collecting facts, making assumption, analyze data, making conclusions and validating the conclusion logically.            


Keywords: mathematical reasoning, mathematical problem, linguistic intelligence, logical-mathematical intelligence


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.