PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE PADA MATERI KUBUS DAN BALOK

ADHE LYNNA PRISMA SUHARTHA

Abstract


Pembelajaran matematika seharusnya menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses membangun dan menerapkan suatu konsep matematika. Keterlibatan siswa dapat membuat pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Learning cycle merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa dalam proses membangun dan menerapkan konsep matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan one shot-case study. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran learning cycle pada materi kubus dan balok. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga kali pertemuan di kelas VIII-A SMP Negeri 28 Surabaya. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran, data aktivitas siswa dan data hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan pertama dan kedua termasuk dalam kategori terlaksana sangat sesuai dengan RPP. Dengan persentase pada masing-masing pertemuan berturut-turut adalah sebesar 91,43% dan 97,14%. Sedangkan penilaian terhadap keterlaksanaan pembelajaran secara umum memperoleh rata-rata skor sebesar 3,24 dan termasuk dalam kategori baik. Aktivitas siswa yang paling dominan muncul yaitu mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru atau teman dengan persentase sebesar 24,375%, sedangkan aktivitas terendah yaitu menunjukkan bukti atau memberikan klarifikasi terhadap suatu konsep dengan persentase sebesar 3,75%. Hasil belajar siswa menunjukkan banyaknya siswa yang mencapai ketuntasan belajar adalah sebesar 77,14%.
Kata Kunci: learning cycle, keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas, hasil belajar.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.