DETEKSI UJARAN KEBENCIAN PADA TWITTER MENJELANG PILPRES 2019 DENGAN MACHINE LEARNING

Dayang Putri Nur Lyrawati

Abstract


Ujaran kebencian merupakan salah satu dari analisis sentimen atau opinion mining. Salah satu data yang representative untuk studi ujaran kebencian adalah data Twitter. Untuk mendeteksi teks yang mengandung ujaran kebencian pada twitter, diperlukan sebuah algoritme pada machine learning yang dapat mengklasifikasikan data berbentuk teks. Digunakan algoritme SVM-RBF Kernel dengan data tweet menjelang debat pertama pilpres. Deteksi ujaran kebencian yang telah dilakukan menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 61,667% dengan waktu 1,21 detik.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.