PENERAPAN METODE FUZZY ANALYTIC NETWORK PROCESS (FANP) PADA PENENTUAN PENERIMA BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA) DI FMIPA UNESA

Gena Nova Savira

Abstract


Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) adalah beasiswa pendidikan dari Kementerian Pendidikan Nasional yang ditujukan bagi mahasiswa yang tengah berkuliah di perguruan tinggi, tak terkecuali di UNESA. Bobot yang digunakan pihak penyeleksi beasiswa dalam pemilihan penerima beasiswa dihitung berdasarkan beberapa kriteria, yaitu kriteria prestasi, kegiatan organisasi, IPK, penghasilan orangtua, tingkat semester, dan level UKT. Bobot tiap kriteria dinilai secara diskrit dan ditentukan secara terpisah (tidak saling berkaitan dengan kriteria lain) sehingga dibutuhkan suatu metode yang dapat melibatkan beberapa kriteria. Salah satu metode yang dapat diterapakn adalah Fuzzy Analytic Network Process (FANP).Metode FANP adalah penggabungan antara metode fuzzy (triangular fuzzy number) dan Analytic Network Process (ANP).Metode FANP mampu mengubah penilaian yang bersifat diskrit dari pihak penyeleksi beasiswa mengenai prioritas kriteria menjadi suatu nilai bobot pada penentuan beasiswa dimana keterkaitan antar kriteria juga diperhitungkan.Metode fuzzy digunakan untuk mengaitkan antar kriteria melalui triangular fuzzy number (TFN) dan diolah menggunakan Analytic Network Process (ANP). Berdasarkan hasil perhitungan FANP, diperoleh bobot tiap kriteria dalam penentuan penerima beasiswa PPA di FMIPA UNESA, yaitu bobot penghasilan orangtua sebesar 24,783%; prestasi sebesar 18,802%; level UKT sebesar 16,417%; kegiatan organisasi sebesar 16,414%; IPK sebesar 14,148%; dan tingkat semester sebesar 9,436%.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.