PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA WANITA YANG MENYUSUI

ISMAIL WAHYUDI, ARINTO NUGROHO

Abstract


Arinto Nugroho, S.Pd.,S.H.,M.H.

Abstrak

Hak bayi untuk mendapatkan susu eksklusif dari ibunya tersebut dibenturkan oleh kepentingan pekerja wanita, secara kodrati wanita akan melahirkan bayi yang dikandungnya. Menyusui ASI eksklusif bagi wanita dengan status tidak bekerja tidak akan menjadi masalah. Permasalahan menjadi rumit pada saat wanita yang sedang menyusui ASI eksklusif tersebut adalah seorang pekerja. Hal ini karena batasan cuti melahirkan bayi, bagi pekerja wanita adalah 1,5 (satu setengah) bulan setelah melahirkan,Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis perlindungan hukum terhadap pekerja wanita yang menyusui dan apa saja upaya hukum yang dapa dilakukan pekerja wanita dalam hal perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk memberikan ASI eksklusif. Metode penelitian ini adalah Penelitian normatif yang memfokuskan obyek kajiannya pada ketentuan-ketentuan hukum perundang-undangan yang bersumber pada putusan hakim Dalam penelitian normatif, tahapan pengkajian (analisis) dimulai dari paragraf-paragraf Pasal-Pasal hukum positif terkandung konsep-konsep eksplanasi dan sifat dari persoalan penelitian. Perlindungan hukum terhadap pekerja wanita yang menyusui anaknya jika dilakukan selama waktu kerja, sebagai upaya peningkatan kesehatan anak bahwa setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis sebagaimana ditentukan dalam pasal 128 UU Kesehatan. Ketika hak tersebut tidak terpenuhi maka upaya hukum yang dapat dilakukan pekerja wanita dalam hal perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk memberikan air susu ibu, Terhadap pelanggaran hak pekerja wanita yang menyusui, termasuk perselisihan hubungan industrial, yang dapat diselesaikan dengan cara bipartit dan tripartit sebagai perlindungan hukum preventif. Apabila penyelesaian demikian tidak membawa hasil dapat mengajukan gugatan atas dasar pengusaha melakukan perbuatan melanggar hukum berupa ganti rugi sebagaimana pasal 1365 KUH Perdata.

Kata Kunci : pekerja wanita, menyusui, asi eksklusif .

Abstract

The right of the baby to get exclusive milk from her mother is bumped by the interests of female workers, the woman will naturally give birth to the baby she contains. Exclusive breastfeeding for women with non-working status will not be a problem. The problem becomes complicated when the woman who is breastfeeding exclusive breastfeeding is a worker. This is because the limit of maternity leave, for female workers is 1.5 (one and a half) months after delivery, The problem in this study is to analyze the legal protection of female workers who breastfeed and what are the legal efforts that women workers can do in the case of companies provide an opportunity to give exclusive breastfeeding. The method of this study is a normative study that focuses the object of study on the provisions of the laws and regulations that originated from the judges decision In the normative study, the assessment stage (analysis) starting from the paragraphs of the Articles of positive law contained the concepts of explanation and the nature of research issues. Legal protection of female workers who breastfeed their children if done during work time, in an effort to improve the childs health that every infant is entitled to exclusive breast milk since birth for 6 months, except for medical indications as provided in article 128 of the Health Law. Where such rights are not fulfilled, the legal remedies which female workers may make in the case of a company do not provide opportunities for breastfeeding. Against the breach of the right to lactate women workers, including industrial relations disputes, which can be resolved by bipartite and tripartite measures as preventive legal protections . If such settlement does not produce results, it may file a lawsuit on the basis of the employer committing an offense in the form of damages as provided for in article 1365 of the Civil Code.

Keywords: female workers, breastfeeding, exclusive breast milk








Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL NOVUM
Law Departement, Universitas Negeri Surabaya
Jl. Ketintang Gedung i1.01.07, Ketintang, Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60231