POLA PENGASUHAN ANAK PADA KELUARGA TKW DI  KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR

Mega Andhika Sutiana

Abstract


Abstrak


Pola asuh merupakan usaha orangtua dalam membina anak dan membimbing anak baik jiwa maupun raganya sejak lahir sampai dewasa. Ketika ibu bekerja sebagai seorang TKW diluar negeri maka seorang anak membutuhkan peran atau figur orang lain atau anggota lain sebagai pengganti ibu dalam proses sosialisasi dan internalisasi nilai. Sejauh ini belum terlalu banyak fakta yang diungkap tentang pola asuh dan proses pendidikan anak TKW yang ditinggal oleh ibu kandungnya. Sehingga perlu adanya pembahasan yang menggambarkan tentang proses pola asuh anak TKW secara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pola asuh dan proses internalisasi nilai dan norma pada anak keluarga TKW di daerah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi.Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara maupun peneliti sendiri. Keabsahan dilakukan dengan triangulasi data. Analisis data dimulai dari reduksi data, kategorisasi, penyajian data (display), kemudian diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan temuan data di lapangan diperoleh hasil bahwa pola asuh yang diterapkan orangtua wali anak TKW tidak bersifat mutlak menggunakan pola asuh otoriter, demokratis, maupun permisif. Pada dasarnya pola asuh tersebut lebih bersifat campuran. Hal ini ditinjau dari perlakuan wali terhadap anak meliputi pengelolaan keuangan, pemenuhan pendidikan, dan pemenuhan hak anak dalam berkomunikasi dengan orangtua.


Kata Kunci: Pola asuh, anak,keluarga


 


Abstract


Parenting is a venture development of the child and parents in guiding children in both mind and his body from birth to adulthood. When she worked as a migrant worker abroad, the child takes the role or figure someone else or another member as a substitute mother in the process of socialization and internalization. So far not too many facts are revealed about the upbringing and education process of children of migrant workers abandoned by his biological mother. Thus the need for discussion describes the process of parenting maids in depth. This research was conducted with the aim to describe parenting and internalizing values ​​and norms on child migrant families in the District of Srengat Blitar. This type of research is qualitative descriptive. Data was obtained through interviews, observation, and dokumentasi.Instrumen used in the form of interview guidelines and the researchers themselves. The validity of the data is done by triangulation. Data analysis started from the data reduction, categorization, data presentation (display), then ends with a conclusion. Based on the findings of field data obtained that parenting applied by parents guardians are not absolute TKW using authoritarian parenting, democratic, and permissive. Basically parenting are largely mix. It is observed from the treatment guardians of children include financial management, compliance education, and fulfillment of children in communicating with parents.


Keywords: parenting, child,children of migrant workers


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.