PERILAKU MENYIMPANG SISWA SEBAGAI REPRESENTASI DIRI PADA USIA TRANSISI MENUJU DEWASA (STUDI KASUS: DI SMP NEGERI 2 MOJOANYAR)

Fiddy Hari Septiawati

Abstract


   Abstrak


Penelitian ini membahas tentang perilaku menyimpang siswa sebagai representasi diri pada usia transisi menuju dewasa. Perilaku menyimpang dengan melanggar tata tertib sekolah yang dilakukan oleh siswa di SMP Negeri 2 Mojoanyar atas kesadaran mereka sendiri. Perilaku menyimpang yang dilakukan seperti, merokok di lingkungan sekolah, membolos sekolah pada waktu jam pelajaran, mencuri hp dan uang temannya, berkelahi, dan melakukan perbuatan seksualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku menyimpang siswa sebagai representasi diri pada pelanggaran tata tertib di SMP Negeri 2 Mojoanyar. Penelitian ini menggunakan teori Dramaturgi oleh Erving Goffman, dimana terdapat panggung depan dan panggung belakang pada siswa untuk melakukan perilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, subyek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive  yaitu Guru BK serta siswa SMP yang melakukan perilaku menyimpang dalam pelanggaran tata tertib sekolah. Pengambilan data di lapangan diakukan dengan cara observasi dan proses wawancara, teknik analisis data menggunakan analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku menyimpang yang dilakukan oleh siswa dimaknai dengan rasa saling solidaritas terhadap temannya, serta dengan Dramaturgi yang siswa perankan, maka terdapat panggung depan dan panggung belakang, dimana panggung depan siswa harus mempresentasikan dirinya sendiri terhadap peran dan karakter masing-masing jika ada guru atau teman yang mengetahuinya. Sedangkan panggung belakang dimana peran mereka sama seperti siswa lain, dimana siswa berperan sebagai dirinya sendiri sama dengan kesehariannya. Dalam peran yang siswa mainkan terdapat bahasa tubuh dan bahasa verbal sebagai interaksi antar siswa dengan guru dan teman yang lain.


   Kata kunci : Perilaku Menyimpang, Representasi Diri, Dramaturgi


 


                                                                Abstract


This research talk about deviant behaviors students as a representation themselves at the age of transition to adult. Behavior turn aside and raise awareness schools that done by a student in public junior high schools 2 mojoanyar their own on their. Conducted, such as deviant behaviors, smoke in the vicinity of the school, be absent the clock time a lesson, steal hp and money his friend, fighting, and do their deeds of sexuality. This study aims to to find how deviant behaviors students as representatives of themselves on the offense rules in the public junior high schools 2 mojoanyar. The theory was used in the study dramaturgy by erving goffman, where there are issues involving the stage front and the stage back to their students to do deviant behaviors. The qualitative method was used in the study, purposive respondent chosen using a technique that is teachers who were bk and junior high school students who do deviant behaviors in violation of good governance school. In the field of the receipt of the data done by means of observation and the process of interview, data analysis technique using analysis data from miles and huberman. This research result indicates that deviant behaviors who performed by a student is understood with the mutual solidarity to his friend, as well as by that the stude its rolent dramaturgy, there is the stage front and the back of the stage, where the stage front of students must presented himself on the role of and his own if there were teachers or friends who know. While the stage the back of where is the role of their tongues hanging out as other students, where students had a role as her own equal to daily. In the role of that the student the course of the game there have been instances of body language test and a language test verbal as interactions among the student with teachers and friend to another.


   Keywords : Deviate Behavior, Students, Dramaturgy


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.