GERAKAN PERLAWANAN LSM CAGAR TUBAN TERHADAP PEMBANGUNAN PT. HOLCIM INDONESIA

MOHAMMAD RIDHO MAARIF

Abstract


Abstrak


 Pembangunan industri memberikan konsekuensi logis khususnya bagi keadaan lingkungan. Kehadiran PT. Holcim Indonesia membuat keadaan lingkungan terancam mengalami kerusakan dan pencemaran dari aktivitas industri karena bahan baku industri berasal dari lingkungan. Eksistensi dari pabrik semen ini mendapatkan penolakan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang lingkungan.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi kasus yang menggunakan teknik analisis penjodohan pola. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola kepemimpinan dari Cagar bercorak intelektual organik. Pada kepemimpinan ini Cagar menekankan pada tiga bagian penting seperti fungsi pendidikan, pembentukan jaringan dan kontra hegemoni. Tiga bagian ini menjadi suatu pola yang dipertahankan oleh Cagar dalam melakukan setiap bentuk perlawanan terhadap pihak korporasi yang melakukan pengrusakan atas lingkungan.  Bentuk gerakan lingkungan bagian dari tipe gerakan lingkungan  yang terorganisir atau gerakan lingkungan yang sukarela. Gerakan dari Cagar dilakukan secara diskursus dan fisik untuk menolak pembangunan PT. Holcim Indonesia. Perlawanan secara diskursus dalam bentuk wacana-wacana dalam beberapa media massa maupun online dan secara fisik dilakukan dalam kegiatan demonstrasi dan aksi teatrikal.


 


Kata Kunci: Kepemimpinan, Gerakan Lingkungan, Perlawanan, dan LSM Cagar


 


Abstract 


The industry development provides a logical consequence particularly for State of the environment. The presence of PT. Holcim Indonesia makes state of the environment threatened suffered damage and pollution from industrial activity due to industrial raw materials come from the environment. The existence of this cement factory get a rejection from a non-governmental organization (NGO) engaged in the field of the environment. This research uses qualitative research methods with case studies approach which uses pattern matching analysis techniques. The results of this research show that the pattern of leadership from the organic intellectual style. On this Cagar leadership emphasized three important part as a function of education, build networking and counter hegemony. This three-part into a pattern that is maintained by Cagar in conducting any form of resistance against the corporations who did the damage on the environment. Form the environmental movement part of the organized environmental movement type or the environment movement voluntary. The movement of Cagar is done from the discourse and physically to resist development of PT. Holcim Indonesia. A discourse resistance in the form of discourses on mass media and online media,  physically resistance carried out in the demonstration activities and theatrical action.


Keywords: Leadership, Environmental Movement, Resistance and Cagar NGO


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.