MAKNA KONSUMSI BAGI ATLET JUNIOR BALAP SEPEDA DI  KOTA MALANG

YAHYA ASWAD VAIRIN D

Abstract


Abstrak


Pola hidup dan pola konsumsipada kehidupan seorang atlet, sangatlah kontras dengan masyarakat pada umumnya. Tujuan penelitian ini untuk memahami pola perilaku konsumtif seorang atlet junior balap sepeda dan memahami makna perilaku konsumtif bagi para atlet balap sepeda di Kota Malang. Teori yang digunakan yaitu teori dari Thorstein Veblen.Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Lokasi penelitiannya berlokasidimessBalap Sepeda Velodrom Kota Malang. Subyek penelitian dipilih secara purposive, diantaranya atlet balap sepeda dan komunitas bikers di Kota Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara obsevasi, indepth interview dan partisipant observer. Hasil penelitian menyebutkan bahwapola konsumsi atlet balap sepeda kota malang diantaranya adalah konsumsi sebagai prioritas, konsumsi sebagai kualitas diri professional, konsumsi sebagai sarana motivasi,percaya diri, serta konsumsi timbul dari perilaku senior dan pelatih. Berikutnya adalah makna konsumsi atlet balap sepeda diantaranya adalah konsumsi sebagai style, konsumsi sebagai life style, konsumsi sebagai gengsi, konsumsi untuk sebuah kesenangan dan konsumsi sebagai status sosial serta gaya hidup yang dibentuk oleh habitus.


 


Kata Kunci:Bikers, Atlet Sepeda, Pola Konsumtif.


 


Abstract


Lifestyle and consumption patterns in the life of an athlete, is in stark contrast with the public at large.The purpose of this research is to understand the consumer behavior pattern of an athlete junior cycling and understand the significance of consumer behavior for the cyclist in Malang.The theory used is the theory of Thorstein Veblen. The method used is descriptive qualitative approach of phenomenology of Alfred Schutz.Location research located in the mess Cycling Velodrome Malang. The study subjects were selected purposively, including cyclist and biker community in Malang.Data was collected by means of observation, depth interview and partisipant observer.The study says that the consumption patterns of the poor city cyclist include consumption as a priority, as the consumption of professional qualities, consumption as a means of motivation, self-confidence, as well as consumer behavior arising from the seniors and coaches.Next is the meaning of consumption include the cyclist as a styling consumption, consumption as a life style, consumption as prestige, pleasure and consumption for consumption as a social status and lifestyle shaped by habitus.


Keywords : Bikers, Bike Athlete, Pattern Consumerist.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.