PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM PADA ANAK KELOMPOK A DI TK DHARMA BHAKTI KEPUHREJO KUDU JOMBANG

YUNI WULANDARI

Abstract


Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan motorik halus dalam memegang dan menggunakan alat atau benda melalui kegiatan menganyam pada anak usia 4-5 tahun Di TK Dharma Bahkti Kepuhrejo Kudu Jombang. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Bhakti Kepuhrejo Kudu Jombang dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan statistik deskriptif yaitu berdasarkan analisis refleksi pada siklus. Hasil dari penelitian ini pada siklus I, aktivitas guru menunjukkan persentase 65,6% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 84,4%%. Aktivitas anak pada siklus I sebesar 65,6% meningkat menjadi 84,4% pada siklus II. Nilai rata-rata kemampuan menganyam pada siklus I tingkat perkembangannya memperoleh persentase sebesar 66% dan pada siklus II  meningkat menjadi 77%. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dalam memegang dan menggunakan alat atau benda pada anak usia 4-5 tahun di TK Dharma Bhakti Kepuhrejo Kudu Jombang melalui kegiatan menganyam.


Kata kunci : Motorik halus, Menganyam, Taman kanak-kanak.


 


Abstract 


 


This classroom action research aims to describe fine motor skills in holding and using tools or objects through weaving activities in children aged 4-5 years In TK Dharma Bahkti Kepuhrejo Kudu Jombang. Research subjects were children aged 4-5 years in kindergarten Dharma Bhakti Kepuhrejo Kudu Jombang with the number of 15 children. Data collection techniques use observation and documentation. Technique of data analysis this research use descriptive statistic that is based on analysis of reflection on cycle. The result of this research in cycle I, teacher activity showed percentage 65,6% then in cycle II increased to 84,4 %%. The activity of children in the first cycle of 65.6% increased to 84.4% in cycle II. The average value of the ability to weave in cycle I the level of development obtained a percentage of 66%, in the second cycle increased to 77%. Based on the above description it can be concluded that there is an increase in the fine motor skills of children in holding and using tools or objects in children aged 4-5 years in kindergarten Dharma Bhakti Kepuhrejo Kudu Jombang through weaving activities.


Keywords: Fine motor, Weaving, Kindergarten.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.