PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN STRATEGI BELAJAR MIND MAPPING PADA MODEL PENGAJARAN LANGSUNG STANDAR KOMPETENSI PENATAAN RAMBUT (STYLING) DI SMK

Luthfiyah Nurlaela

Abstract


Tujuan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran strategi belajar mind mapping pada model pengajaran langsung standar kompetensi penataan rambut (styling) di SMK adalah mendeskripsikan, (1) kualitas perangkat pembelajaran pada standar kompetensi penataan rambut, (2) kemampuan siswa mind mapping, (3) hasil belajar pengetahuan, (4) hasil belajar keterampilan penataan rambut.

Penelitian ini mengacu pada R&D model, melalui 4 tahap, yaitu (1) tahap studi pendahuluan, (2) tahap desain produk, (3) tahap validasi dan revisi, (4) tahap uji empiris hingga didapatkan produk akhir yang berupa perangkat pembelajaran strategi belajar mind mapping pada model pengajaran langsung standar kompetensi penataan rambut yang berkualitas. Teknik pengumpulan data pada tahap studi pendahuluan: (1) front end analysis: observasi, (2) learner analysis: wawancara, (3) specifying instructional objectives: kerja mandiri, tahap desain produk: (1) desain instrumen: kerja mandiri, (2) desain perangkat: kerja mandiri, tahap validasi dan revisi: (1) validasi instrumen: penilaian ahli, (2) revisi instrumen: kerja mandiri, (3) validasi perangkat: penilaian ahli, (4) revisi perangkat: kerja mandiri, tahap uji empiris: (1) uji empiris: pretest-posttest design, (2) analisis hasil uji empiris: analisis statistik. Teknik analisis data pada tahap studi pendahuluan: analisis deskriptif, (2) tahap desain produk: analisis deskriptif, (3) tahap validasi dan revisi: analisis deskriptif, tahap uji empiris: analisis statistika one sample t-test. Tahap uji empiris perangkat pembelajaran dilakukan pada 27 siswa kelas XIKR I SMK Negeri 2 Boyolangu Tulungagung. Rancangan dalam uji empiris perangkat pembelajaran menggunakan one-group pretest-posttest design.

Temuan hasil penelitian yaitu (1) kualitas perangkat pembelajaran berkategori baik dengan nilai rata-rata dari kedua penilai 3.09, keterlaksanaan perangkat berkategori baik dengan nilai rata-rata dari kedua observer 3.93, (2) hasil analisis data statistika non parametrik (uji binomial) kemampuan siswa membuat mind mapping diperoleh kesimpulan rata-rata nilai kemampuan siswa membuat mind mapping lebih tinggi daripada nilai KKM (3) hasil analisis data statistika uji binomial hasil belajar pengetahuan diperoleh kesimpulan rata-rata nilai pengetahuan siswa lebih tinggi daripada nilai KKM, (4) hasil analisis data statistika non parametrik (uji binomial) keterampilan penataan rambut diperoleh kesimpulan rata-rata nilai keterampilan penataan rambut siswa lebih tinggi daripada nilai KKM.

 

Kata kunci: strategi belajar mind mapping, hasil belajar pengetahuan, hasil belajar keterampilan penataan


Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.