PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI KALOR KELAS VII SMP N 22 SURABAYA

RIZKI AMALIA INDRASWARI

Abstract


Abstrak


       Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang (1) keterlaksanaan model POGIL pada materi Kalor, (2) peningkatan keterampilan proses sains siswa dan (3) respon siswa pada materi Kalor. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimental dengan rancangan one group pre-test post-test design.  Sasaran penelitiannya  adalah  siswa  kelas  VII-A  SMP N 22 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keterlaksanaan pada pertemuan pertama 3,00 (baik), pada pertemuan kedua 3,37 (baik) dan pada pertemuan ketiga 3,54 (sangat baik). Hasil perhitungan  dengan  uji  normalitas  diperoleh  diperoleh X2 sebesar 3,99 lebih kecil dari X2(1-α)(k-1) sebesar 12,5,  ini  berarti  sampel berdistribusi normal. Dari analisis pada uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan untuk tiap aspek  keterampilan  proses  sains.  Perbedaan  hasil  pretest  dan  posttest  dikatakan  signifikan, dibuktikan dengan uji-t diperoleh thitung  (18,33)  > ttabel  (1,68) dengan taraf signifikan α = 0,05. Siswa memberikan respons jawaban positif sebesar 91%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran POGIL dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas VII-A SMP N 22 Surabaya


Kata kunci : Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), Keterampilan Proses  Sains          


Abstract


       This study aimed to describe about (1) adherence to the model POGIL of the Heat material, (2) improving students' science process skills, and (3) the response of students to the Heat material. This type of research is the study of pre-experimental design with one group pre-test post-test design. Target of research is class VII-A SMP N 22 Surabaya. The results showed that the results of feasibility at the first meeting of 3.00 (good), at the second meeting of 3.37 (good) and the third meeting of 3.54 (very good). The calculation result obtained by normality test of 3.99 was obtained X2 is smaller than X2 (1-α) (k-1) was 12.5, this means that the samples are normally distributed. From the analysis of the N-Gain trials showed an increase for every aspect of the science process skills. Differences in pretest and posttest results said to be significant, as evidenced by the t-test obtained tcount (18.33)> ttable (1.68) with significance level α = 0.05. Students give a positive answer response of 91%. It can be concluded that POGIL learning model can be used to increase the science process skills class VII-A SMP N 22 Surabaya


Keywords: Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), Science Process Skills


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.