IMPLEMENTASI INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI KELAS VIII DI SMPN 21 SURABAYA

DWI SAFRIANI PANGESTIKA

Abstract


Abstrak  


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran sistem ekskresi menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi metode observasi, tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII J SMP Negeri 21 Surabaya sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat digunakan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis. Hal tersebut ditinjau dari  peningkatan rerata indikator berpikir kritis dari pertemuan pertama sampai pertemuan ketiga. Selain itu ditinjau dari hasil pre-test dan post-test mengalami rerata kenaikan N-gain­sebesar0,5 sehingga peningkatan keterampilan berpikir kritis tergolong sedang. Terdapat perbedaan signifikan pada kemampuan berpikir kritis sebelum dan sesudah melakukan penelitian, perbedaan tersebut diketahui thitung> ttabel yaitu  16,75>1,71. Siswa memberikan respons sangat kuat  dengan dengan presentase rata-rata siswa menjawab respons positif sebesar 92,90%.


KATA KUNCI :inkuiri terbimbing,keterampilan berpikir kritis, sistem ekskresi


 


Abstract


This riset aims to describe the critical thinking skills of students in the learning excretion system using learning models guided inkuiri. This type of research is descriptive quantitative research design with one group pre test post test design. Data collection method in this research include a method of observation, a test and poll. Data analysis technique uses statistics descriptive and the t. The target of this study is a student of class VIII J  SMPN 21 Surabaya to as many as 37 students. The research results show that kind of classroom guided inquiry can be used to training critical thinking skills.This is in terms of an increase in average indicators critical thinking from the first meeting until third meeting. Additionally reviewed the results of pre-test and post test experiencing average increases in N-gain of 0.5 so that improved critical thinking skills is moderate. There are significant differences in the ability of critical thinking before and after doing some research, the difference is known tcalculate> ttable namely 16, 75> 1,71. Students give a very strong response with the average percentage of students answering the positive response of 92.90%.


KEYWORD : Guided inquiry, Critical thinking skills, Excretions system


 


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.