PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN IPA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 (STUDI KASUS PADA GURU “AYU” DI SMPN 1 SIDOARJO)

CECILIA SELVI YOLANDA WASKITO

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengulas peran guru dalam menunjang pembelajaran IPA berdasarkan Kurikulum 2013, khususnya mengenai peran guru dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pembelajaran. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran guru dalam keberhasilan pengimplementasian Kurikulum 2013. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, yaitu dengan menggabungkan teknik wawancara, dokumentasi, serta observasi. Data yang terkumpul selanjutnya akan dianalisis menggunakan metode analisis Model Miles and Huberman dan akan diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) di dalam perencanaan pembelajaran, dikarenakan guru tidak secara langsung membuat RPP dalam satu semester sekaligus, maka guru membuat matriks perencanaan aktivitas pembelajaran sebagai penunjang dalam pengembangan RPP, yang merupakan pegangan dalam melaksanakan pembelajaran di kelas serta bertujuan untuk membantu laboran dalam menyiapkan jadwal pemakaian laboratorium, alat, dan bahan yang akan digunakan dalam pembelajaran.(2) Pada pelaksanaan pembelajaran, guru menerapkan Scientific Approach. Guru berperan sebagai fasilitator dan motivator dalam tahap mengamati, yaitu penyedia obyek pengamatan serta pendorong peserta didik untuk mau dan merasa tertarik pada obyek yang diamati. Dalam kegiatan menyanya, guru bertindak sebagai fasilitator, yang mencatat, mengarahkan dan menetapkan pertanyaan esensial yang akan didiskusikan. Untuk kegiatan asosiasi, guru bertindak sebagai fasilitator bagi peserta didik dengan peran untuk memahami persamaan dan perbedaan materi yang baru diterima dan yang sebelumnya diterima untuk dapat membuat kesimpulan yang lebih mendalam dan spesifik. Pada fase terakhir, mengkomunikasikan, guru memfasilitasi siswa untuk berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan. (3) Peran guru dalam evaluasi pembelajaran peserta didik meliputi evaluasi autentik dan non autentik. Guru bertindak sebagai actor dan evaluator, yang mengatur segala bentuk evaluasi untuk peserta didik, bahkan untuk evaluasi pribadi. Beberapa jenis evaluasi harian yang dilakukan guru terhadap peserta didik antara lain remedial, pengayaan, jurnal dan juga penilaian jawaban peserta didik. Untuk evaluasi autentik dalam aspek sikap, baik spiritual dan sosial, guru masih menilai secara administratif. Guru lebih menekankan kepada pembentukan sikap setelah menerima pembelajaran. Selain evaluasi yang dilakukan guru terhadap peserta didik, guru juga mendapatkan evaluasi dari dinas dan juga dari sekolah yang meliputi evaluasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan. (4) Faktor pendukung pembelajaran yaitu adanya dukungan sekolah melalui fasilitas, pelatihan, bimbingan, kosultasi serta evaluasi guru. Faktor penghambat pembelajaran yaitu keterbatasan pendidik dan juga kegiatan sekolah yang bertumpuk.


 Kata Kunci: Peran Guru, Pembelajaran IPA, Kurikulum 2013.


Abstract


This study aims to review the teacher's role in supporting learning science based in Curriculum 2013, especially regarding the role of teachers in the planning, implementation, evaluation of learning, as well as the factors that support and hinder learning. The study was motivated by the importance of the teacher's role in the successful implementation of Curriculum 2013. This research is a qualitative descriptive type. The technique of collecting data from this study using triangulation techniques, namely by combining interview, documentation and observation. The collected data will be analyzed using Miles and Huberman Model analytical methods and its validity will be tested with the technique of triangulation. The results showed that (1 in the planning of learning, because teachers do not directly create lesson plans in a semester at a time, the teacher made learning activity planning matrix as a support in the development of the RPP, which is the grip in implementing learning in the classroom and aims to help laboratory laboratory use in preparing schedules, tools, and materials to be used in the study.  (2) In the implementation of learning, teachers applying Scientific Approach as a typical of Curriculum 2013, and interestingly, teachers require a long time and some trial and error in the phase of asked to form a habit of asking learners, active learning, and student centered as expected by the curriculum. (3) Teachers act as actors and evaluators, which regulates all forms of evaluation for learners, even for personal evaluation. Some types of daily evaluations that teachers on learners among other remedial, enrichment, journals and also assessment of learners answer. For authentic evaluation in the aspects of attitude, both spiritual and social, teachers are still assessing administratively. Teachers more emphasis on attitude formation after receiving the learning. In addition to evaluation of teachers to students, teachers also get an evaluation of services and also of the school that includes an evaluation of the planning, implementation and evaluation of learning is done. (4) The support factors of learning are the school support facilities, training, guidance, consultation and evaluation of teachers. Learning inhibiting factors are limitations educators and school activities also overlap.


 Keywords: Teacher’s Role, Science Learning , Curriculum 2013.


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.