IMPLEMENTASI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP KELAS VII PADA MATERI PERPINDAHAN KALOR

ANDARINA INDAH RETNOSARI

Abstract


Abstrak


       Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan model Experiential Learning, (2) aktivitas siswa selama pembelajaran dengan model Experiential Learning, (3) peningkatan keterampilan proses sains siswa melalui model Experiential Learning dan (4) respons siswa terhadap model Experiential Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pra-eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pre-test post-test design.  Sasaran penelitiannya  adalah  siswa  kelas  VII-C  SMP N 17 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan, tes dan angket. Instrumen yang dikembangkan adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar soal tes yang berorientasi keterampilan proses sains dan angket respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil keterlaksanaan pemeblajaran pada pertemuan 1 sebesar 84% (sangat baik), pertemuan 2 dan 3 masing-masing sebesar 96% (sangat baik). Persentase frekuensi aktivitas siswa yang paling dominan adalah melakukan percobaan dan mendengarkan/ memperhatikan penjelasan guru/ siswa dengan besar persentase masing-masing 23% dan 19%. Peningkatan keterampilan proses sains sebesar 0,78 dengan peningkatan tinggi. Persentase rata-rata siswa yang memberikan respons positif sebesar 75,95% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Experiential Learning dapat digunakan untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa kelas VII-C SMP N 17 Surabaya


Kata kunci : Experiential Learning, Keterampilan Proses  Sains               


Abstract


       This study aimed to describe about (1) feasibility Experiential Learning Model, (2) the activity of students during the learning Experiential Learning Model, (3) improvement of science process skills of students through an Experiential Learning Model and (4) the responses of students to the Experiential Learning Model. This type of research is experimental with pre-experimental design. The research design used is one group pre-test post-test design. Target of research was class VII-C SMP N 17 Surabaya. Data collection methods used in this study are observation, tests and questionnaires. The instrument that used in this research are learning feasibility sheet, student activity sheets, sheets of test-oriented science process skills and questionnaire responses. The results showed that feasibility Experiential Learning Model at the 1st meeting is 84% (very good), at the 2nd and 3rd meeting respectively are 96% (very good). The percentage frequency of stundent’s activity the most dominant are experimenting and listening/ observing explanations teacher/ student with a large percentage their respective are 23% and 19%. The improvement of science process skills is 0.78 to a high increase. The average percentage of students who responded positively are 75.95% with good category. It can be concluded that the model of Experiential Learning can be used to train science process skills class VII-C SMP N 17 Surabaya


Keywords:Experiential Learning, Science Process Skills


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.