PENGEMBANGAN PERMAINAN TUTASTING  (BATU, KERTAS, GUNTING) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN  MATERI BAHAN TAMBAHAN MAKANAN UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SMP

DYTA ARGIANTI

Abstract


Abstrak


Materi bahan tambahan makanan merupakan bahasan yang cukup luas dalam kurikulum 2013 dan termasuk materi yang cukup sulit bagi siswa. Kurikulum 2013 menekankan pada penggunaan 5M yang dihadirkan dalam proses pembelajaran, diantaranya yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi dan mengkomunikasikan, dalam aktivitas belajar tidak hanya mencakup pengetahuan tetapi juga mencakup keterampilan. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh siswa dalam belajar adalah berkomunikasi. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan permainan yang layak secara teorotis dan empiris yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bahan tambahan makanan. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Ressearch and Development (R&D). Sasaran penelitian ini yaitu media permainan TuTasTing. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan metode angket, metode observasi, dan metode tes. Data Hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Persentase rata-rata kelayakan media permainan berdasarkan hasil validasi dari 3 validator sebesar 85,8% dengan kriteria sangat baik atau sangat layak dan persentase rata-rata kelayakan empiris yang berdasarkan hasil belajar pada hasil aspek materi bahan tambahan makanan sebesar 93,3% , hasil belajar aspek keterampilan komunikasi lisan sebesar 86,7%, hasil respons siswa pada angket respon siswa sebesar 95% dengan kriteria sangat layak, serta hasil observasi aktivitas siswa sebesar 71,2% dengan kategori baik atau layak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media permainan “TuTasTing” layak secara teoritis dan empiris.


 


Kata Kunci : Media permainan TuTasTing, Bahan Tambahan Makanan


Abstract


Food additives material is a quite extensive subject in curriculum 2013 and including in hard enough material for student. Curriculum 2013 emphasizing on the use of 5M presented during teaching and learning process, among of it are observing, questioning, experimenting, associating, and communicating. Within learning activities, it is not just covering knowledge, but skill too. One of activities conducted by student in learning process is communication. The aims of this development are to produce proper game theoretically and empirically which could be used as learning media on food additives material. This research is using Research and Development (R&D) method. Target of this research is “TuTasTing” game. Data collections method used were questionnaire, observation, and test. Result of this research then analyzed in descriptive quantitative. The average percentage of game properness based on validation result of 3 validators is 85.8% with very good criteria or very proper, and the average percentage of empiric properness based on learning achievement aspect of food additives material is 93.3%, aspect of verbal communication skill is 86.7%, aspect of student response toward questionnaire is 95% with very proper criteria, and result of observation on student activity is 95% with good category or proper. Based on result of this research could be concluded that “TuTasTing” game is proper as learning media empirically and empirically.


 


Keywords: ”TuTasTing” game, food additives 


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.