PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) DENGAN PEMBELAJARAN INKUIRI PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN AIR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII

ALITA JULIAN HERMAWANTI

Abstract


Abstrak


Penelitian pengembangan LKS dengan pembelajaran inkuiri pada pokok bahasan pencemaran air bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan teoritis dan empiris LKS dengan pembelajaran inkuiri pada pokok bahasan pencemaran air. Metode penelitian mengacu pada model pengembangan 4-D (four D models) yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun, penelitian hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Subyek penelitian terbatas pada lima belas siswa kelas VIII  SMPN 1 Tulangan Sidoarjo. Uji coba terbatas dilaksanakan pada 11 Januari 2016. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket respons siswa. Lembar validasi digunakan untuk menentukan kelayakan teoritis LKS. Lembar angket respons siswa digunakan untuk menentukan kelayakan empiris LKS. Hasil penelitian kelayakan teoritis memiliki rata-rata sebesar 77,78% dengan kriteria kuat. Kelayakan empiris LKS meliputi komponen keterbacaan mencapai 86,67% dengan kriteria sangat kuat; komponen isi mencapai 92,23% dengan kriteria sangat kuat; dan komponen tampilan mencapai 73,34% dengan kriteria kuat.


Kata Kunci: Lembar Kerja Siswa, Pembelajaran Inkuiri, Pencemaran Air.


 


Abstract


LKS development research with inquiry learning on water pollution subject aims to describe the feasibility of theoretical and empirical LKS with inquiry learning on water pollution subject. The research method refers to the 4-D model of development (four D models), which consists of four phases: define, design, develop, and disseminate. However, the research only up to the stage of develop. The research subject is limited to fifteen students on VIII class in SMPN 1 Tulangan Sidoarjo. The limited trial held on January 11, 2016. The research instrument is a validation sheet and student response questionnaire. A validation sheet is used to determine theoretical feasibility LKS. Meanwhile, student response questionnaire sheet is used to determine empirical feasibility LKS. The results of theoretical feasibility has an average of 77.78% with strong criteria. And empirical feasibility LKS namely readability component reached 86.67% with a very strong criteria; contents component reached 92.23% with a very strong criteria; and display components reached 73.34% with strong criteria.


Keywords: Student Worksheet, Inquiry Learning, Water Pollution.


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.