PROFIL PEREDUKSIAN MISKONSEPSI YANG DIALAMI OLEH SISWA SETELAH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL CHANGE DI SMPN 33 SURABAYA PADA TOPIK PERUBAHAN MATERI

NISA KHOLIF KHOIRIYAH

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pereduksian miskonsepsi yang dialami siswa setelah penerapan model pembelajaran conceptual change. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan mengelompokkan konsepsi siswa menggunakan CRI (Certain of Response Index) menjadi tahu konsep (TK), tidak tahu konsep (TTK), dan miskonsepsi (MK). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbandingan persentase rata-rata miskonsepsi siswa sebelum penerapan model pembelajaran conceptual change pada perubahan materi terhadap 37 siswa kelas VII-F SMP Negeri 33 Surabaya dengan metode purposive sampling. Pereduksian miskonsepsi secara keseluruhan menunjukkan persentase siswa yang mengalami miskonsepsi dari 44,59% berkurang menjadi 14,86% sehingga penurunan persentase siswa yang mengalami miskonsepsi sebesar 29,73% dengan persentase miskonsepsi yang cukup besar pada konsep tentang kegiatan perubahan kimia karena pemasakan yaitu sebesar 86,49% dan menurun menjadi 37,84%. Pereduksi miskonsepsi pada siswa salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran conceptual change yang dapat digunakan untuk meluruskan miskonsepsi yang terjadi pada seseorang atau siswa atau untuk meminimalisasi miskonsepsi yang terjadi saat pembelajaran berlangsung.


Kata kunci : miskonsepsi, conceptual change, Certain of Response Index (CRI), perubahan fisika dan perubahan kimia


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.