PENERAPAN MODEL PBI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU TEMA HANDSPRAYER PEMBASMI HAMA DI SMP NEGERI 2 PONOROGO

ANIK SULISTYORINI

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas siswa, hasil belajar dan respon siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan “One Shot Case Study” dan analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ponorogo tahun ajaran 2012-2013. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata hasil pengamatan keterlaksanaan pembelajaran pertemuan I dan II masing-masing yaitu 3,10; 3,37 sehingga rata-rata pertemuan I dan II yaitu 3,23 yang artinya keterlaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah terlaksana dengan baik. Aktivitas siswa yang paling dominan adalah bekerja dalam kelompok, yaitu mengerjakan LKS, berdiskusi dalam kelompok dan melakukan praktikum dalam kelompok dengan rata-rata persentase pada pertemuan 1 sebesar 31,25% dan pada pertemuan 2 sebesar 32,5%. Dari data di atas menunjukkan bahwa pembelajaran IPA terpadu model PBI dapat meminimalkan aktivitas yang tidak relevan dengan kegiatan pembelajaran yaitu sebanyak 2,5%. Ketuntasan hasil belajar siswa secara kognitif 89% siswa tuntas. Berdasarkan hasil belajar siswa aspek afektif, persentase jumlah siswa yang mendapatkan kategori “sangat baik” dan “baik” pada pertemuan pertama 85,7% sedangkan pada pertemuan kedua 96,4%. Hasil belajar siswa pada aspek psikomotorik, persentase jumlah siswa yang mendapatkan kategori “sangat baik” dan “baik” pada pertemuan pertama 100% sedangkan pada pertemuan kedua 92,8%. Siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap model PBI pada pembelajaran IPA terpadu dengan tema “Handsprayer pembasmi hama” dengan persentase keseluruhan sebesar 93,37%.


Kata kunci : Model PBI, IPA terpadu, pembasmi hama, Hasil Belajar.


Abstract


This research goal to describe the implementation of problem based instruction, student activity, leraning result and the response of students. The research using design ”One Shot Case Study”, and done by quantitative descriptive analysis. Target of this research is all the student class VIII State Junior High School 2 Ponorogo academic year 2012-2013. Based on the analysis of data obtained by the average of observation implementation learning result meetings I and II respectively are 3,10; 3,37 so that the average meeting I and II are 3,23 which means implementation problem based instruction performing well. The most dominant activity of students is working in a group, that is working on worksheets, group discussion and do lab work in a group with an average percentage of 31.25% as the first meeting and the second meeting by 32.5%. Student learning completeness by providing a test of the study result were obtained 89% of students has been completed. From the data above show that learning science can minimize the PBI model of integrated activities that are not relevant to the learning activity that is as much as 2.5%. Based on the affective aspects of student learning outcomes, the percentage of students who get the category of "very good" and “good” on first meeting 85,7% while 96,4% in the second meeting. Student learning outcomes in the psychomotor aspect, the percentage of students who get the category of "very good" and “good on first meeting 100% while 92,8% in the second meeting. Students respond very well to the problem based learning model integrated science with the theme of science learning handsprayer pesticides with overall percentage of 93.37%.


Keywords: PBI, IPA integrated, pest exterminator, Student Learning Outcomes.


Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.