PENERAPAN PEMBELAJARAN IPA TERPADU TOPIK MINUMAN ISOTONIK MELALUI CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII

EEN NUR ROBITHOH

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, keterampilan berpikir kritis siswa, dan respon siswa terhadap penerapan pembelajaran IPA Terpadu topik minuman isotonik melalui Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian “one shot case study”. Subjek penelitian merupakan siswa kelas VIII-F SMP Negeri 2 Trowulan tahun ajaran 2013-2014. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh bahwa pengelolaan pembelajaran IPA Terpadu topik minuman isotonik dengan pendekatan CTL yang dilakukan guru memperoleh skor  rata-rata 3,68 dan termasuk dalam  kategori “baik”. Hasil pembelajaran IPA Terpadu topik Minuman Isotonik dengan pendekatan CTL menunjukkan bahwa terdapat 3% siswa dengan kategori “sangat kritis”, sebanyak 20% siswa dengan kategori “kurang kritis”, dan 77% siswa dengan kategori “kritis”. Selain itu, siswa memberikan respon yang “positif” terhadap penerapan pembelajaran IPA Terpadu topik minuman isotonik pada seluruh aspek yang ditanyakan. Dengan demikian, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran IPA Terpadu dapat dijadikan sarana untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII, namun diperlukan tahap-tahap pelatihan agar siswa menjadi terampil berpikir kritis.  


Kata Kunci: IPA Terpadu, Contextual Teaching and Learning (CTL), Berpikir kritis, Minuman Isotonik


Abstract


This Research aims to describe a circumstance of learning, critical thinking skills of the student, and their response for implementation of  integrated science learning in isotonic drink theme with Contextual Teaching and Learning  (CTL) to practice critical thinking skills at eighth grade school. The type of research is quasi experiment with “one shot case study” design. The subject of this research is VIII-F grade students on 2013-2014 school period. The data was analized quantitative decriptively. Based on data analized, discovered that implementation science learning in isotonic drink theme with CTL by the teacher has evenly 3,68 score and included to “well” criteria. The result of this learning showed that there are 3% student with “very critical” criteria, 20% student with “less critical” criteria, and 77% student with “critical” criteria. Moreover, the students are giving “positive” response for this learning in all of aspect questioned. Thus, it can be concluded that implementation of integrated science learning in isotonic drink theme with CTL could used as a method to practiced critical thinking skills on eighth grade school, but it needs more practicing phase to be a skilled critical thinking’s student.


Keywords: integrated science, contextual teaching and learning (CTL), critical thinking, isotonic drink


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.