IMPLEMENTASI  PEMBELAJARAN  BERDASARKAN MASALAH PADA TEMA ZAT ADITIF MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN  KETERAMPILAN  BERPIKIR  KRITIS SISWA KELAS VIIISMP NEGERI 5 PAMEKASAN

INDAH KARUNIA

Abstract


Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah, keterampilan berpikir kritis siswa, dan respon siswa. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian pra eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest. Pengumpulan data menggunakan metode pengamatan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) keterlaksanaan model pembelajaran berdasarkan masalah telah terlaksana dengan baik dengan pemrolehan rata-rata skor keterlaksanaan sebesar 3,42. 2) implementasi pembelajaran berdasarkan masalah pada materi zat aditif makanan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yang ditandai dengan hasil perhitungan uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan untuk setiap aspek keterampilan berpikir kritis yang dilatihkan. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 0,6 dengan kriteria sedang. Hasil pretest dan posttest mengalami perbedaan yang signifikan dengan hasil uji-t diperoleh thitung(20,88) > ttabel(1,70) dengan taraf signifikan α = 0,05. 3) Respon siswa memperoleh persentase rata-rata sebesar 91,88%. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah dapat memberikan respon yang positif dan diterima dengan baik oleh siswa.


 


Kata kunci: Pembelajaran Berdasarkan Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis, Respon Siswa.


 


Abstract


This research aimed to describe the realization of problem based instruction model, student critical thinking skills, and student response.Method of this research was quantitative descriptive with type of research was  pre experimental and  one-group pretest-posttest design. Data using methods observation and test. The research result shows that: 1) realization of problem based instruction model on chapter food additive transpired with good with score was 3,42. 2) The implementation of problem based instruction on chapter food additive could improve student critical thinking skills which characterized by the calculation of N-Gain test showed an increase for every aspect of critical thinking skills was trained. Increasing students' critical thinking skills criteria of 0,6 with moderate. Results of pretest and posttest experiencing significant difference with t-test results obtained tcourse (20.88)>ttable (1.70) with significance level α = 0.05. 3) Student response achieved average percentage 91.88%. This showed that teaching and learning using problem based instruction  model could given positive response and good accepted by students.


 


Keywords: Problem Based Instruction, Critical Thinking Skills, Student Response.




Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Statistik Pengunjung (Sejak 5 Agustus 2019)
Flag Counter
 
Indexing









 

 
Tools







 








Creative Commons License
Pensa E-Jurnal : Pendidikan Sains is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.