PENERAPAN SISTEM SOLID WASTE APPLICATION TRANSPORTATION (SWAT)  DI DINAS KEBERSIHAN DAN RUANG TERBUKA HIJAU KOTA SURABAYA

Fajar Rofandi

Abstract


PENERAPAN SISTEM SOLID WASTE APPLICATION TRANSPORTATION (SWAT)  DI DINAS KEBERSIHAN DAN RUANG TERBUKA HIJAU KOTA SURABAYA
Fajar Rofandi S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya  rofandi.fajar@gmail.com  
Agus Prastyawan DIII Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya
Abstrak Solid Waste Application Transportation (SWAT) merupakan sistem yang dilahirkan guna mempermudah proses monitoring kendaraan sampah, dimulai dari keluar dari garasi (inisialisasi) hingga pada akhirnya membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan harus melalui Jembatan Timbang untuk proses verifikasi oleh Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya secara online dengan sistem scanning barcode pada kitir menggunakan aplikasi. Penerapan Solid Waste Application Transportation (SWAT) ini didasari atas banyaknya truk muatan sampah yang tidak diketahui asalnya, beserta jumlah muatannya. Penerapan sistem Solid Waste Application Transportation (SWAT)  mendapatkan penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai TOP Inovasi Pelayanan Publik 2015 dan penggagas pertama suatu program yang menjadi contoh untuk kota lain di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kesuksesan manajemen proyek eGovernment dalam penerapan sistem Solid Waste Application Transportation di Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Fokus penelitian ini dilihat dari delapan elemen sukses manajemen proyek e-Government menurut Indrajit yang terdiri dari Political Environment, Leadership, Planning, Stakeholders, Transparency, Budgets, Technology dan Innovation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Elemen Sukses E-Government dalam penerapan Solid Waste Application Transportation (SWAT) di Dinas Kebersihan dan Ruang terbuka Hijau Kota Surabaya sudah berjalan dengan baik. Political Environment dalam SWAT bertipe “Bottom Up Project”. Leadership dalam penerapan mendukung dan bertanggung jawab. Planning diawali keinginan penggunaan teknologi hingga transparansi walaupun terdapat beberapa kendala. Stakeholders dalam penerapan SWAT yaitu Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, PT. Surviyor Indonesia, Rekanan Dinas dan pihak swasta. Transparency dalam penerapannya berupa sistem online dan dapat dipantau oleh pihak yang berkepentingan melalui website. Budgets, tidak adanya anggaran khusus untuk berjalannya penerapan SWAT. Technology dalam SWAT belum sesuai dengan apa yang diharapkan pada saat perencanaan karena terkendala dengan dana. Innovation yang dilakukan oleh pegawai pada saat terjadi kendala yaitu dengan pengetikan secara manual untuk proses verifikasi kendaraan. Kata Kunci : Penerapan, Electronic Government, Solid Waste Application Transportation (SWAT)


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.