Evaluasi Sistem Informasi Orang Terlantar  (SIM-LONTAR)  Melalui Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)  di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur

Muhammad Nurhuda SY

Abstract


Abstrak  


Teknologi mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintahan seluruh Indonesia, salah satunya adalah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, pada prakteknya Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memadukan sistem informasi dengan sebuah layanan, layanan tersebut adalah Sistem Informasi Orang Terlantar (SIM-LONTAR). Layanan tersebut berfungsi untuk melayani orang terlantar di Jawa Timur, berfokus pada orang terlantar untuk kembali ke daerah asal dengan aplikasi. Sedangkan Tujuan penelitian ini adalah untuk deskripsikan tentang Evaluasi Sistem Informasi Orang Terlantar (SIMLONTAR) Melalui Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)  di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Dalam hal ini  jenis penilitian yang digunakan untuk melakukan penelitian tentang Evaluasi Sistem Informasi Orang terlantar (SIM-LONTAR) di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif menekankan proses analisis dari proses berpikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati, dan senentiasa menggunakan logika ilmiah. Hasil penelitian dari Evaluasi SIM-LONTAR di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melalui model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Venkatesh et al (2003: 447) dapat diketahui bahwa dari model evaluasi tersebut penulis mendapati beberapa kesimpulan diataranya: (1). Harapan Kinerja pada proses pemulangan orang terlantar melalui aplikasi SIM-LONTAR dirasa sudah memenuhi harapan kinerja, tebukti ketika penerapan aplikasi tersebut terdapat penurunan jumlah orang terlantar yang dipulangkan mencapai 10% hingga 15% stelah aplikasi ini berjalan, (2) Harapan usaha, merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan untuk suatu tindakan yang memiliki tujuan, sedangkan tujuan dari SIM-LONTAR ini berupa perbaikan dari proses pemulangan orang terlantar sebelumnya, hingga aplikasi ini digunakan banyak data yang mulai terinegrasi dan terdata dengan baik, (3) Pengaruh sosial, Pengaruh sosial memberikan dampak bagi sekitar adapun dampak langsung dari aplikasi ini adalah dampak kemudahan penggunaan layanan pemulangan orang terlantar bagi Dinas Sosial Jawa Timur, selanjutnya adalah tingkat kepuasan pengguna layanan, dengan tingkap kepuasan 85% - 90% menyatakan puas setelah menggunakan layanan ini, (4) kondisi fasilitas untuk menunjang aplikasi SIM-LONTAR mulai dari pengadaannya yang menghabiskan APBD sebanyak Rp.43.000.000,- meliputi pemindai sidik jari, kamera dan Sistem Informasi Orang Terlantar / SIM-LONTAR. selain itu fasilitas penunjang lainnya seperti shelter/tempat istirahat dan konsumsi telah disediakan untuk fasilitas pemulangan orang terlantar.  
Kata Kunci: Teknologi, Evaluasi Sistem Informasi, dan Pelayanan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.