STUDI EKSPERIMENTAL BUKAAN GANDA DENGAN LETAK DI ATAS   GARIS NETRAL  TERHADAP  KAPASITAS GESER BALOK BETON BERTULANG

SISWO

Abstract


Tujuan Penelitian ini adalah untuk membandingkan balok utuh dan bukaan guna mengetahui  pengaruh bukaan dengan letak di atas garis netral  terhadap kuat geser balok . Dasar penelitian ini adalah Tanijaya (1996) tentang kajian lubang pada badan balok akan mengubah perilaku mekanik balok serta pemusatan kekuatan tegangan pada sudut-sudut bukaan yang mengakibatkan berkurangnya kekuatan dan kemampuan layan balok. Ade Lisantono dan Wigroho (2008) tentang kajian variasi dimensi lubang  diperoleh hasil kapasitas lentur dan geser balok bukaan terbesar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan balok tanpa bukaan.  Metode Penelitian ini adalah deskiptif kuantitatif. Data diperoleh dari penelitian eksperimen balok ukuran 200x300x2700 mm dengan uji pembebanan monotonik (load test). Benda uji berjumlah 2 buah, Balok Utuh (BU) dan Balok Berlubang (BBG). Dimensi bukaan berukuran 400x80 mm yang terletak di daerah geser tinggi dengan bentang geser (a/d) 2,24. Hasilnya kemudian dicocokkan dengan analisa teoritis. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  Bukaan ganda dengan letak di atas garis netral berpengaruh terhadap kuat geser balok. Kuat geser Balok Berlubang (BBG) menurun sebesar 9,12%, hal ini disebabkan letak lubang  berada di daerah geser tinggi dengan bentang geser (a/d) 2,24 menyebabkan tegangan berlebih di bagian bawah lubang terbukti konsentrasi retak terpusat di bawah lubang sebesar 9 mm. Selain  itu kuat cadangan Balok Berlubang (BBG) menurun 13,25% dari Balok Utuh (BU) sehingga akan terjadi gagal geser di daerah lubang. Hasil  eksperimen  dibandingkan dengan teoritis dan SAP 2000 diperoleh  kecenderungan keluaran  yang sama ditinjau dari tegangan geser daerah lubang.


Kata Kunci: Bukaan Balok, Kuat Geser, Balok Berlubang, beton.


This  study  is aim to compare the whole beam and openings in order to determine effect openings on the neutral line of the shear strength of the beam. Basic research is Tanijaya also (1996) about the study of the web opening beam will change the beam mechanical behavior as well as the centralization stress on the corners of the openings which cause  reduced strength and the ability of beams. According Ade Lisantono and Wigroho (2008) about the openings dimension variations result of bending and shear capacity of the largest opening beam did not show any significant differences with beams without openings.This research method is quantitative deskriptive. Data obtained from experimental research 200x300x2700 mm beam size with monotonic loading test (load test). The experiment object was 2, Whole Beams (BU) and Opening Beams (BBG). The   Dimensions opening was 400x80 mm, which laid on the high shear area with a shear extend (a/d)  2,24. Then The result was  matched with the theoretical analysis. The results showed a double opening on the neutral line effect the shear strength of the beam. Opening  Beam Shear Strength (BBG) decreased 9.12%, this is due to the location was on  area of high shear with a shear extend (a / d) of 2,24 causes over stress on the bottom opening proved to be the concentration of cracks centered bottom opening for 9 mm. Besides strong reserve Opening Beams (BBG) decreased 13.25% from Whole Beams (BU) that will occur shear failure in the pit area. The experimental results are compared with theoretical and SAP 2000 acquired predisposition same output in terms of shear stress.


Keywords: Opening Beams, shear strength,  Reinforced Beam Concrete.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.