STUDI PENGGUNAAN SERAT POLYPROPYLENE, CATALYST, MONOMER DAN KAPUR SEBAGAI SUBSTITUSI  MATERIAL PENYUSUN BETON RINGAN SELULER

WAHYU WICAKSONO

Abstract


Beton ringan seluler adalah beton ringan yang terbuat dari campuran mortar ditambah dengan gelembung udara (foam). Beton ringan untuk kategori dinding non struktural (insulating material) spesifikasi berat isi 300-1100 kg/m3  dengan kuat tekan kurang dari 7 MPa, sehingga standar beton ringan seluler sudah masuk kategori ini. Beton ringan pada penelitian ini menggunakan bahan tambah kapur, catalyst, monomer, dan serat polypropylene yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap sifat fisik dan sifat mekanik. Kapur yang digunakan sebesar 10% dari berat semen untuk mengurangi penggunaan semen dan memperbaiki penampilan visual beton ringan seluler maka digunakan sebagai substitusi parsial semen, catalyst yang digunakan 1% dari berat semen, monomer digunakan 0.5% dari berat semen berfungsi untuk mempercepat pengikatan, pengembangan kekuatan awal beton dan mempercepat proses pengeringan campuran beton dan serat polypropylene digunakan variasi 0%; 0.25%; 0.5%; 0.75%; 1% dari berat volume beton. Nilai kuat tekan beton ringan seluler pada umur beton 28 hari dengan penambahan serat polypropylene variasi penambahan serat 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75%, 1% berturut-turut 2.26 MPa; 2.34 MPa; 2.40 MPa; 2.55 MPa; 2.49 MPa. Nilai daya serap air yang didapat dengan penambahan persentase serat 0%;0,25%; 0,5%; 0,75%; 1% berturut-turut adalah 46,2%; 39,6%; 36%; 33,4%; 31,6. Hasil berat volume pada umur beton 28 hari dengan penambahan serat polypropylene 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% dan 1% berturut-turut 1.03 g/cm3; 0.97 g/cm3; 0.90 g/cm3; 0.86 g/cm3; 0.81 g/cm3.Persentase penggunaan serat polypropylene optimum pada beton ringan seluler yaitu pada variasi 0.75% dengan nilai kuat tekan tertinggi 2.55 MPa.


Kata Kunci: Beton ringan seluler, Kapur, Serat polypropylene, Berat volume, Kuat tekan.


Abstract


Cellular lightweight concrete orfoamed concrete is made of mortar mixture added with bubble (foam). Lightweight for non-structural category (insulating material) content specification weight 300-1100 kg / m3 with compressive strength less than 7 MPa, so lightweigth concrete standard has entered this category. The cellular lightweight concrete in this research uses limestone, catalyst, monomer, and polypropylene fiber which aims to determine the effect on physical properties and mechanical properties. Limestone used for 10% by the weight of cement to reduce the use of cement and improve the visual appearance of lightweight cellular concrete is then used as a partial substitution of cement, catalyst used 1% of the weight of cement, monomer used 0.5% by the weight of cement serves to accelerate the binding, the development of the initial strength of concrete and accelerate the process of drying concrete mixture and polypropylene fiber used variations 0%; 0.25%; 0.5%; 0.75%; 1% by weight  the volume of concrete. result. The value of compressive strength of mobile light concrete at 28 days of concrete with the addition of polypropylene fiber variation of fiber addition 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75%, 1% respectively 2.26 MPa; 2.34 MPa; 2.40 MPa; 2.55 MPa; 2.49 MPa. The value of water absorption obtained with the addition of 0% fiber percentage, 0.25%; 0.5%; 0.75%; 1% were 46.2%, respectively; 39.6%; 36%; 33.4%; 31.6. The result of the weight of volume at the age of 28 days with the addition of polypropylene fiber 0%, 0.25%, 0.5%, 0.75% and 1% respectively 1.03 g / cm3; 0.97 g / cm3; 0.90 g / cm3; 0.86 g / cm3; 0.81 g / cm3. The percentage of optimum polypropylene fiber usage in lightweight cellular concrete is in variation 0.75% with the highest compressive strength value of 2.55 MPa.


Keywords: Cellular lightweight concrete, Limestone, Polypropylene fiber, Unit weight , Compressive strength.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.