STUDENTS’ RESPONSES TOWARD PEER REVIEW IN WRITING

MUHAMMAD DHIKA ARIF

Abstract


Abstrak


Sebagian besar mahasiswa EFL setuju bahwa mengarang adalah sebuah keterampilan yang tidak mudah untuk dikuasai dan perlu waktu lama untuk menguasainya. Untuk mengatasi masalah tersebut, berbagai macam metode telah dikembangkan dan digunakan oleh para pengajar ahli. Metode review-sejawat menawarkan masukan yang sangat bermanfaat bagi seorang pengarang. Kuantitas maupun kualitas masukan yang diperoleh seorang pengarang melalui sebuah proses mengarang, akan menghasilkan sebuah karya tulis yang baik (Saddler & Andrade, 2004). Melihat dari beberapa penelitian sebelumnya (Kern, 2000; Rollinson, 2005), memunculkan sebuah pertanyaan, apakah para mahasiswa akan mempercayai review dari teman sejawatnya sedangkan kemampuan berbahasa Inggris teman sekelas mereka bisa jadi lebih baik atau lebih buruk. Dengan situasi ini, peneliti menyelidiki tanggapan mahasiswa yang muncul dalam tugas mengarang para mahasiswa. Peneliti memilih mahasiswa baru EFL di kampus sebagai subyek penelitian. Pertanyaannya; (1) jenis masukan apa yang diterima oleh para mahasiswa dalam review-sejawat? (2) bagaimana tanggapan para mahasiswa terhadap masukan dalam review-sejawat? (3) bagaimana peningkatan hasil karangan para mahasiswa dalam hal penggunaan bahasa dan mekanik setelah mereka diberi masukan dalam review-sejawat. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dasar, dengan hasil karangan para mahasiswa & wawancara sebagai  instrumen untuk mengumpulkan data. Hasilnya, dalam karangan para mahasiswa terdapat 6 jenis masukan; langsung, metalinguistik, fokus, tak fokus, berguna, dan tak berguna. Para mahasiswa memberikan banyak tanggapan negatif, tetapi juga terdapat beberapa tanggapan positif. Selama proses perbaikan, sebagian besar hasil karangan para mahasiswa meningkat secara microstructure setelah mereka menerima masukan dari pasangan sejawat  mereka.


 


Kata Kunci: tanggapan mahasiswa, review-sejawat, masukan, karangan mahasiswa


 


Abstract


Most of EFL students agree that writing is a difficult skill and need long term to master it. In order to solve this EFL students’ problem, kinds of methods are developed and used by the expert lecturers. Peer-review provides useful feedback for the writer. Both quantity and quality of feedback which perceived by a writer throughout the writing process would produce a well-craft piece of writing (Saddler & Andrade, 2004). From the previous studies (Kern, 2000; Rollinson, 2005), a question arises as to whether students would trust peers’ comments since the English proficiency of their classmates might be better or worse. With this circumstance, the researcher explored students’ responses which came up in the students’ writing. The researcher chose EFL freshmen in university as the subject of the study. The questions are; (1) what are the feedback types which perceived by the students in peer-review? (2) how are the students’ responses toward feedback in peer-review? (3) how does the students’ writing improve in terms of language use and mechanics after they are given feedback in peer-review? The researcher applied basic qualitative research and used the students’ writing & interview as the instrument to gather the data. The results showed that there were 6 types of feedback in students’ drafts; direct, metalinguistic, focused, unfocused, usable, and unusable feedback. The responses in perceiving feedback were mostly negative, but there were some positive responses too. During revising process, most of students’ writing were improved in microstructure after they received feedback from their peers.


 


Keywords: students’ responses, peer review, feedback, students’ writing.   


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.