AN ITEM ANALYSIS OF ENGLISH END-OF-TERM TEST WRITTEN FOR THE 9TH GRADE OF SMPN 28 SURABAYA

NAVISATUL IZZAH

Abstract


Abstrak


Tes memberi manfaat untuk guru maupun siswa. Dengan tes, guru dibantu untuk mengukur apakah tujuan pembelajaran telah tercapai. Untuk siswa, tes membuat mereka tau apakah guru mereka cukup baik dan konsisten dengan tujuan pembelajarannya ketika tes dikembalikan dan didiskusikan di kelas (Madsen, 1983:4). Sayangnya, siswa tidak mendapat manfaat tersebut karena faktanya tes jarang didiskusikan setelah pelaksanaan tes tersebut. Sebagian guru berpendapat bahwa tes sudah berakhir ketika siswa telah mendapat nilai tesnya (Heaton, 1988). Selain itu, guru kadang tidak membuat kisi-kisi soal yang merupakan hal penting dalam pembuatan soal tes. Hal ini membuat tes buatan guru tidak mempunyai karakteristik tes yang baik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa salah satu tes buatan guru yaitu tes ujian akhir sekolah. Dengan menggunakan deskiptif sebagai desain penelitian, dan kuantitatif sebagai pendekatannya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa konten validitas, reliabilitas, tingkat kesulitan, dan tingkat diskriminasi dari tes tersebut. Melalui analisa oleh peneliti, didapatkan hasil bahwa tes ujian akhir sekolah relatif mempunyai konten validitas yang tinggi karena mencakup 75.4%. Namun, seharusnya tes dapat mencakup seluruh materi yang diajarkan guru. 24.6% dari soal yang tidak mempunyai konten validitas mengindikasikan tidak adanya kisi-kisi yang merupakan ilustrasi dari materi-materi yang ada di silabus. Tes ini juga mempunyai reliabilitas yang rata-rata karena koefisien reliabilitasnya 0.418, tingkat kesulitan yang rendah karena hanya sembilan dari tiga puluh lima soal yang berada di tingkat kesulitan yang tepat, dan tingkat diskriminasi yang kurang baik karena tes didominasi oleh soal yang kurang baik dalam mendiskriminasi siswa yang bisa dan yang kurang bisa.


Kata Kunci: Analisis tes, Analisis butir soal, validitas, reliabilitas


Abstract


A test gives advantages to both teachers and students. For teachers, it can help them measure whether the learning objectives have been achieved or not. For students, it makes them know whether the teacher is fair and consistent with the learning objectives or not when the test is returned and discussed in the class (Madsen, 1983:4). Unfortunately, the students do not get those advantages because the test is rarely discussed after being administered. Most teachers assume that the test is over after they got the scores (Heaton, 1988). Moreover, teachers sometimes do not make item indicators that are essential in making a test. It makes the teacher-made test has no characteristics of a good test. This study was conducted to analyze one of the teacher-made tests, i.e end-of-term test. Using descriptive research as the design and quantitative as the approach, this study aims to analyze the content validity, the reliability, the index of difficulty, and the index of discrimination of the test.  From the analysis, the result showed that the end-of-term test has relatively high content validity because it contains 75.4%. Ideally, it should cover the whole materials taught. The missing 24.6% indicates the absence of item indicators which are a portrayal of the materials in the syllabus. It also has moderate reliability because the coefficient of reliability is 0.418, low level index of difficulty because there are only nine out of thirty five items that are appropriate, and poor index of discrimination because the test is dominated by poor items which cannot discriminate the upper and lower group well.


Keywords: Test Analysis, Item Analysis, Validity, Reliability


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.