SPEAKING SKILLS OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS YEAR 2013 IN PUBLIC SPEAKING CLASS

MUHAMMAD FANDI MUSLIM

Abstract


Abstrak
Sebagai bagian dari alat komunikasi, bahasa seharusnya diucapkan. Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa penting yang warga dunia harus menguasai. Namun, orang-orang yang bahasa ibu nya bukan bahasa inggris akan menemukan kesulitan untuk menguasai. Hal ini mirip dengan mahasiswa Indonesia yang belajar bahasa Inggris. Ada empat kemampuan dasar dalam bahasa Inggris yang wajib dikuasai, seperti mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Sebagai kemampuan dasar, kemampuan berbicara juga sama pentingnya dangan menulis, mendengar, dan membaca. Kemampuan berbicara juga dipelajari oleh mahasiswa UNESA terutama di Jurusan Bahasa Inggris karena mahasiswa harus menguasai kemampuan berbicara. Tetapi dalam kenyataannya, peneliti menemukan banyak mahasiswa Bahasa Inggris angkatan 2013 yang masih belum menguasai kemampuan berbicara secara baik karena kurang mempraktekannya padahal mereka sudah mendapatkan mata kuliah Public Speaking. Mereka masih sulit untuk memilih kata, masih banyak kesalahan pada struktur dalam berbicara, dan tidak lancar dalam berbicara bahasa Inggris. Dari alasan tersebut peneliti membuat pertanyaan; Bagaimana ketrampilan berbicara Mahasiswa Bahasa Inggris angkatan 2013 berdasarkan Pengukuran kemampuan berbicara dari John W. Oller, Jr. di kelas Public Speaking?
Ada beberapa teori yang dapat mendukung penelitian ini. Yang pertama dari Harmer (2001), Dia menjelaskan bahwa ada beberapa elemen yang mengacu pada bahasa yang pelajar harus mengetahuinya, yaitu fitur bahasa dan mental/proses sosial. Yang kedua teori dari John W. Oller, Jr.(1979) yang berpendapat ada beberapa komponen pendukung untuk menilai kemampuan berbicara siswa sebagai poin-poin dalam bahasa: Aksen, tata bahasa, kosa kata, kelancaran, dan pemahaman. Peneliti menggunakan Pengukuran kecakapan berbicara dari John W. Oller, Jr. karena cocok untuk menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan penelitian ini.
Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris UNESA tahun 2013. Ada 2 kelas Public speaking yang dipilih untuk diamati yaitu kelas A dan kelas B. Weighting table dan field note digunakan untuk mendapatkan data dari skor kinerja siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua hari untuk masing-masing kelas. Para siswa ditugaskan untuk membuat pidato dengan topik tertentu.
Pada akhirnya, hasil dari kedua kelas menunjukkan sedikit perbedaan. Kelas A menunjukkan sedikit perbedaan. Kelas A menunjukkan tingkat yang lebih tinggi dari kinerja dari kelas B. Namun, hasil keseluruhan menunjukkan bahwa mereka mencapai kemampuan berbicara. Jadi peneliti menyarankan adanya tindakan yang nyata untuk membuat program berbicara bahasa Inggris yang dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa agar dapat berbicara baik secara formal maupun tidak. Oleh karena itu mahasiswa dapat menguasai bahasa Inggris dan akan berguna setelah kelulusan.
Kata Kunci: Kemampuan berbicara, Public Speaking, Mahasiswa Bahasa Inggris 2013.

Abstract
As part of communication tool, language is supposed to be spoken. English is one of important languages that citizens of the world should master. However, people with non English mother tounge would find it difficult. It is similar to Indonesian students who study English. In order to master it they have to learn four basic English skills such as listening, speaking, reading, and writing. As one of basic skills, speaking is just as important as other skills. Speaking skill was also studied by students in UNESA especially on English Department because they must master speaking skill fluently. But in fact, researcher have found a lot of students of the English Department year 2013 who are still unable to speak English correctly and do not have good speaking skills because they lack practice their skill while they get last course of speaking which is Public speaking. They still have problems in choosing words, many grammatical errors occur in the pronunciation, and still not fluent in speaking English. From the reason above the researcher formulate the question; How is the speaking skills of English Department Students year 2013 based on Speaking Proficiency Measurement by John W. Oller, Jr. in public speaking class?
There are some theories to support this study, The first is from (Harmer, 2001) stated that there are some elements which refer to the language that learners should have knowledge about, which are langauge features and mental/social processing. The second theory is from John W. Oller, Jr.(1979) argued that there are several supporting components in measuring the student’s speaking proficiency as the specific points of language; Accent, Grammar, Vocabulary, Fluency, and Comprehension. The researcher uses Speaking Proficiency Measurement by John W. Oller, Jr. for this study because it compatible to answer the question related this study.
The research design of this study was qualitative descriptive. The subject of the study is students of English Department of UNESA year 2013. 2 classes these are A and B of “Public speaking’ were involved to be participant in this qualitative descriptive. Weighting table and field note were used to gain the data of students performance score. The study was done within two days and each day was for each class. The students were assigned to make an impromptu speech with particular topics.
In the end, the result of both classes showed a slight difference. Class A showed higher level of performance than class B. However, the overall result showed that they attained advance skill of speaking. So the researcher suggest the existence of a real follow-up to make the program speak English lessons which can improve students' ability to speak well formally or informally. So that students will be accustomed to speak the English language and will be useful after their graduation
Key words : Speaking skill, Public Speaking, English Department Students 2013.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.