PROBLEM-BASED INSTRUCTION (PBI) IN TEACHING READING COMPREHENSION

ANNISAU FAUZIYAH ARRIZKI

Abstract


PROBLEM-BASED INSTRUCTION (PBI) IN TEACHING READING COMPREHENSION


 


Annisau Fauziyah Arrizky


English Education Program, Language and Art Faculty, State University of Surabaya


isarizky23@gmail.com


 


Prof. Dr. Susanto, M.Pd.


English Education Program, Language and Art Faculty, State University of Surabaya


susantoniki@gmail.com


 


Abstrak


Problem-Based Instruction (PBI) adalah teknik mengajar yang bisa dipilih oleh guru ketika mengajarkan pemahaman bacaan. Teknik ini memberikan latihan yang terintergrasi kepada siswa, bertujuan tidak hanya untuk mengajar siswa menbaca tetapi juga skill berbahasa inggris yang lain seperti menulis dan berbicara. Selama implementasi PBI, murid biasanya berkerja dalam group sehingga murid mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemampua berkomunikasi dengan cara menyampaikan opini atau ide. Problem-Based Instruction (PBI) menggunakan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari untuk membuat siswa belajar langsung dari sumbernya. Ini membuat kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyata dan asli. Selain itu, permasalahan dalam PBI juga membantu siswa untuk memperkuat pola berpikir kritis mereka.


Peneliti mengguakan model deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasiPBI selama pengajaran reading comprehension pada kelas VIII D di SMPN 46 Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data verbal dan non-verbal dari guru dan siswa selama pelajaran berlangsung. Selain itu, peneliti juga menggunakan pekerjaan siswa untuk melihat perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa selama PBI berlangsung.


Hasil menunjukkan bahwa implementasi dibagi menjadi tiga bagian yaitu pre-reading, whilst-reading, dan post-reading. Dalam pre-reading, guru mengajak siswa dalam aktifitias warming-up untuk menonton kartun. Aktifitas ini ditujukan untuk memperkenalkan siswa terhadap masalah yang ada dalam film kartun. Selain itu, aktifitas ini juga dapat memperbaiki mood siswa menjadi  lebih baik. Dalam whilst-reading, murid dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari lima sampai enam orang. Kelompok dibagi secara adil tanpa membedakan antara siswa dengan kemampuan lebih dan siswa berkemampuan kurang. Dengan bekerja dalam kelompok, murid diharapkan mampu bersosialisasi lebih dan mempunyai banyak kesempatan untuk menyampaikan idenya. Dalam post-reading, guru dan murid memberikan feedback. Guru memberikan kritik dan saran kepada siswa sedangkan siswa memberikan komentar untuk temannya. Guru juga melakukan konfirmasi terhadap pelajaran yang telah dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman.


                Selama implementasi PBI, guru masih menemukan beberapa kesalahan yang dilakukan oleh siswa terutama dalam grammar. Dalam hal ini, guru tidak terlalu focus terhadap satu skill saja. Guru mengajarkan reading comprehension secara menyeluruh dari umum ke spesifik. Grammar juga diajarkan sehingga siswa menjadi familiar dengan fitur kebahasaan. Guru juga memberikan contoh tentang grammar langsung dari teks. Selain itu, guru menemuka beberapa siswa masih pasif. Ini terjadi karena guru terkadang masih sering menyuapi siswa dengan jawaban langsung atas pertanyaan yang diajukan. Meskipun begitu, guru mengajak siswa untuk berpartisipasi dalama berbagai kegiatan sehingga mereka menjadi lebih aktif. Murid menunjukkan keinginannya untuk meningkatkan kemampuannya dengan menanyakan sesuatu yang tidak dimengerti. Siswa juga menunjukkan keberaniannya untuk menyampaikan ide juga menjawab pertanyaan walaupun jawaban yang diberika kurang benar. Ini dilihat sebagai peran siswa dalam PBI.


 


 


Kata kunci: PBI, reading comprehension, critical thinking, siswa kelas 8, teks recount


 


 


 


 


 


Abstract


 


Problem-Based Instruction (PBI) is a preferable teaching resolution. It provides actively integrated exercises for the students, aimed not only to teach the students reading but as well as the writing and speaking skills. During the implementation of PBI, the students tend to work in group so that they are able to develop the critical thinking as well as communication level by expressing ideas. Problem-Based Instruction (PBI) uses problems found in real life in order to make the students learn directly. It makes the teaching-learning more authentic. Moreover, the problems help the students to strengthen the critical thinking.


                The researcher uses descriptive qualitative design, in purposed to describe the implementation of PBI in teaching reading comprehension on VIII D of SMPN 46 Surabaya. The data that is used in this study is the verbal and non-verbal actions from both the teacher as well as the students. The data was obtained during the teaching-learning process. Moreover, the researcher also used the students’ written works which had been corrected by their peers to analyse the development of the students’ critical thinking during the implementation of PBI.


                The result showed that the implementation of PBI was divided into three parts. They were pre-reading, whilst-reading, and post-reading. In pre-reading, the teacher engaged the students into warming-up activity. The activity escalates the students’ mood so that the students are in a good mood to receive the knowledge. During the whilst-reading, the students were divided into some groups, consists of five until six students. The groups were divided equally without differentiate the smart or not too smart students. By working with the group, the students are aimed to be more socialise and have many chances to express the ideas.  In post-reading, both the teacher and students gave feedback to each other. The teacher gave critics and suggestions to the students whilst the students comments on the others’. The teacher also did the confirmation of knowledge in order to avoid misunderstanding.


                During the implementation of PBI, the teacher still found some mistake, especially in grammar. The teacher did not focus on one particular thing during the implementation. The teacher taught the reading comprehension thoroughly from the general to the specific. Grammar was also explained briefly in order to make the students more familiar with such linguistic structure. The teacher also gave example about grammar directly from the texts. Moreover, the teacher also found some students who are still passive. This happened because the teacher sometimes still spoon-fed the students by giving the direct answer. However, the teacher can engage the students into various activities so that the students became more active. The students showed the willingness to improve by asking question and braveness to speak up the idea as well as answering the question despite the wrong answers, to be counted as the students’ role in PBI.


 


 


Keywords: Problem-Based Instruction (PBI), reading comprehension, 8th graders, recount text, critical thinking. 


 


Full Text: DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.