Analysis of HOTS-Based English Lesson Plan Made By PPG Students of Unesa

KUKUH PAMBUDI PUTRA YUARDINI, NUR CHAKIM

Abstract


Abstrak

Aktivitas berpikir dibagi dalam dua fase, yaitu berpikir tingkat rendah (LOTS) dan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Terdapat 6 tahapan dalam LOTS dan HOTS, diantaranya adalah mengingat, memahami dan menerapkan untuk LOTS dan menganalisis, mengevaluasi dan mencipta untuk HOTS. Akhir-akhir ini, pemerintah mewajibkan HOTS dimunculkan dalam pembuatan RPP. Tetapi, banyak fakta dilapangan menunjukkan bahwa guru-guru belum memahami bagaimana untuk membuat RPP yang mengandung HOTS di dalamnya. Metode yang digunakan adalah teks analisis dalam penelitian kualitatif. Ini dikarenakan tujuan penelitiannya adalah untuk mendeskripsikan konten HOTS di dalam indikator, kegiatan pembelajaran dan lembar kerja siswa dalam RPP. Terdapat 5 RPP yang dibuat oleh mahasiswa PPG UNESA sebagai objek penelitian. Untuk menjawab tiga rumusan masalah tersebut, instrument yang digunakan adalah ceklis. Dalam pengumpulan data, peneliti menemui dosen dari mata kuliah Pengembangan Materi di PPG UNESA, lalu meminta RPP mereka sebagai tugas dari dosen. Lalu dalam pengolahan data, peneliti menginteporetasikan data dengan instrumen yang telah disediakan. Hasilnya menunjukkan dari 5 RPP hanya ditemukan 1 – 3 indikator yang mengandung HOTS. Umumnya dari tahapan mencipta dan KKO yang paling sering digunakan adalah membuat dialog. Untuk kegiatan pembelajaran, terdapat 2 sampai 5 aktivitas yang mengelaborasikan HOTS. Hampir sama dengan sebelumnya, tahapan yang paling sering muncul adalah tahapan mencipta. Terakhir, untuk lembar kerja siswa ditemukan 2 sampai 4 latihan yang mengintegrasikan HOTS di dalamnya. Rata-rata HOTS yang ditemukan berasal dari kompetensi dasar 4 untuk tahapan mencipta.

Kata Kunci: HOTS, RPP, indikator, kegiatan pembelajaran, lembar kerja siswa.

Abstract

Thinking activity is divided into two phases, namely Lower Order Thinking Skill (LOTS) and Higher Order Thinking Skill (HOTS). There are six aspects of LOTS and HOTS. They are remembering, understanding and applying for LOTS and analyzing, evaluating and also creating for HOTS. Nowadays, HOTS should appear in the content of the lesson plan. As a fact in the field, there are so many teachers who did not understand how to write a lesson plan with HOTS properly. The method of the study was text analysis in qualitative research because this study was aimed to describe the content of HOTS in the indicators, teaching scenario and also the students’ worksheet of the English lesson plan. There were 5 lesson plans that were made by the students of PPG UNESA as the object of the study. To answer those three research questions, the instrument was a checklist. In collecting the data, the researcher met the lecturer of Pengembangan Materi course in PPG; got the students’ lesson plan as the assignment from the lecturer. Then, in analyzing the data the researcher interpreted it with the provided instrument. The result showed that among 5 lesson plans had only 1 until 3 indicators that contained HOTS. Mostly, it was in creating stage and the verb that was used was making a dialog. For the teaching scenario, there were among 2 until 5 activities which elaborated HOTS in it. Almost the same, the most stage that appeared was creating stage. Finally, for the student’s worksheet, it was found 2 until 4 exercises which integrated HOTS. Mostly the HOTS that was found in the lesson plan comes from basic competence 4 in the creating stage.

Keywords: HOTS, lesson plan, indicator, teaching scenario, students worksheet.



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.