Bushido pada Tokoh Momotaro, Kintaro, dan Urashimataro dalam Cerita Rakyat Jepang 「ももたろう」,「きんたろう」, dan「うらしまたろう」

ANA NIKMATU SHOBIROH

Abstract


Bushido 「武士道」berasal dari kata bushi yang berarti “prajurit atau samurai” dan dou yang berarti “jalan”. Maka dari itu bushido dapat diartikan sebagai “jalan samurai” (Nitobe, 2003:18). Penelitian ini menggunakan cerita rakyat Jepang 「ももたろう」,「きんたろう」dan「うらしまたろう」sebagai sumber data penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep bushido yang dialami oleh tokoh Momotaro, Kintaro, dan Urashimataro dalam cerita rakyat Jepang 「ももたろう」,「きんたろう」dan「うらしまたろう」.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendeskripsikan hasil analisis secara rinci. Data penelitian berupa penggalan kalimat dan dialog yang mengandung konsep bushido pada tokoh Momotaro, Kintaro, dan Urashimataro dalam cerita rakyat Jepang 「ももたろう」,「きんたろう」dan「うらしまたろう」.
Hasil dari penelitian iniadalah konsep bushido yang dialami oleh tokoh Momotaro dalam cerita rakyat Jepang 「ももたろう」yaitu bushido Yuuki 「勇気」sebanyak enam data, bushido Jin 「仁」sebanyak tiga data, bushido Reigi 「礼儀」sebanyak satu data, bushido Gi 「義」sebanyak satu data, bushido Meiyo「名誉」sebanyak satu data dan bushido Chuugi「忠義」sebanyak satu data. Konsep bushido yang dimiliki oleh tokoh Kintaro dalam cerita rakyat Jepang 「きんたろう」yaitu bushido Shinjitsu 「真実」sebanyak dua data dan bushido 「仁」sebanyak satu data. Konsep bushido yang dimiliki oleh tokoh Urashimataro dalam cerita rakyat Jepang 「うらしまたろう」yaitu bushido Jin 「仁」sebanyak dua data dan bushido Chuugi「忠義」sebanyak satu data.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.