PENGEMBANGAN MEDIA JIGSAW PADA PENGGAMBARAN LATAR TEMPAT DAN LATAR WAKTU DALAM WARAI BANASHI: NIHON ICHI NO HEKKOKI YOMESAN KARYA KEISUKE NISHIMOTO

SISKA ETIKASARI

Abstract


インドネシアの学校では日本文学が教えられることは少ない。その理由は学校で日本語を教えるとき大切なのは文字、単語、句、文型などの言語知識を与えることだと考えられているからであろう。しかし一方で、文学の知識は言語能力をサポートするためにも重要であるから、文学の内的構成を学習者に教えたほうがいいとも言われている。


文学の内的構成の一つは場面である。それで、報告者はこの研究に笑い話の場所の場面と時間の場面を教えるジグソーメディアを開発し、教育実習で使用した。この研究の目的は、報告者が開発したジグソーメディアの内部試作品と外部試作品に対する評価を調査し、結果を記述することである。


ジグソーとはバラバラに切り離された絵の断片を組み合わせて、完全な1枚の絵にするゲームである。この研究のジグソーメディアは12枚のジグソーの絵を絵本の形にしたものである。この研究に使った話は西本鶏介の笑い話『日本一のへっこきよめさん』である。


メディアを開発することは内部試作品で1回、そして、外部試作品で2回の評価を経て完成された。この研究は、内部試作品の段階と外部試作品の1回目の段階で評価を考察する。評価の結果は学習者の『日本一のへっこきよめさん』の内容理解のテストと学習者のジグソーメディアに対するアンケートである。この研究はスラバヤ市の日本語学校、I’Mcセンターで行なった。ジグソーメディアの評価を行った学習者は2名である。


この研究の結果は、内部試作品について、材料専門家はメディアの内容が94.74%で有効だと評価した。メディアの専門家は92.31%でデザインが有効だと評価した。つまりこのメディアは日本の笑い話を教えるのに非常に適している。外部試作品について、学習者の71.43%がアンケートで「ジグソーメディアの使用はよい」と回答した。内容理解のテストでは正解率は75%だった。これは学習者がジグソーメディアを使用することによって日本の笑い話の場所の場面と時間の場面を充分理解していることを示している。しかし、学習者からのアンケート回答によると、このメディアにはまだ単語と場面、および絵に改善の必要があることも分かった。


キーワード: 開発、本のメディア、ジグソーゲーム、内的構成、日本の笑い話


 


Abstract


Pengetahuan mengenai sastra Jepang masih jarang diberikan di sekolah-sekolah di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan tentang bahasa, seperti huruf, kata, frase, dan kalimat merupakan hal yang penting yang harus diajarkan pada pebelajar bahasa Jepang. Padahal, pengetahuan mengenai unsur intrinsik dalam karya sastra penting untuk diajarkan pada pebelajar karena pengetahuan mengenai sastra juga penting untuk menunjang kemampuan berbahasa.


Salah satu unsur intrinsik adalah latar. Oleh karena itu, media jigsaw dikembangkan dan diujicobakan dalam penelitian ini untuk mengajarkan latar tempat dan latar waktu dalam karya sastra Jepang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan hasil pengujian internal dan eksternal terhadap media jigsaw.


Jigsaw adalah permainan yang menggabungkan potongan gambar menjadi gambar yang utuh. Permainan jigsaw dalam penelitian ini terdapat 12 jigsaw yang dibuat dalam bentuk buku. Karya sastra Jepang yang digunakan adalah cerita lucu (warai banashi) berjudul Nihon Ichi no Hekkoki Yomesan karya Keisuke Nishimoto.


Pengembangan media dilakukan melalui satu tahapan dalam pengujian internal, kemudian dua tahapan dalam pengujian eksternal. Penelitian ini dilakukan pada tahap pengujian internal dan tahap pertama dalam pengujian eksternal. Hasil evaluasi adalah angket yang berkaitan dengan respon pebelajar mengenai penggunaan media jigsaw, dan tes pemahaman pada pebelajar mengenai isi Nihon Ichi no Hekkoki Yomesan. Penelitian ini dilaksanakan di tempat kursus bahasa Jepang di Surabaya, yakni I’Mc Center. Jumlah pebelajar yang terlibat dalam evaluasi pada uji coba tersebut adalah 2 orang.


Hasil dari penelitian adalah pada pengujian internal, ahli materi memberikan penilaian sebesar 94,74% terhadap isi media. Ahli media memberikan penilaian terhadap konstruksi media sebesar 92,31%. Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa media jigsaw sangat baik untuk mengajarkan cerita lucu Jepang. Kemudian pada pengujian eksternal, angket respon yang diberikan oleh pebelajar terhadap penggunaan media jigsaw baik, yaitu 71,43%. Persentase yang diperoleh dari hasil tes pemahaman  sebesar 75%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pebelajar cukup memahami latar tempat dan latar waktu dalam cerita lucu Jepang menggunakan media jigsaw. Namun, berdasarkan respon yang diberikan oleh pebelajar, media ini masih membutuhkan perbaikan pada kata dan latar, juga gambar.


Kata Kunci: pengembangan, media buku, permaianan jigsaw, unsur intrinsik, Nihon no warai banashi (cerita lucu Jepang)


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.