TEKNIK PENYUTRADARAAN NENEK TERCINTA KARYA ARIEFIN C NOER

Ainunnisa Jariyah

Abstract


Karya berjudul “Nenek Tercinta”, memiliki arti yang sangat luas. “Nenek”  merupakan ibu dari ayah atau dari ibu. Wanita yang sangat di cintai atau di sayangi oleh keluarganya. Dalam pertunjukan berjudul Nenek Tercinta menceritakan tentang seorang nenek yang sudah sangat tua yang sifatnya kembali seperti anak kecil sehingga sangat membuat jengkel keluarganya terutama anaknya Musta dan Lastri. Sehingga keduanya mempunyai tujuan ingin membunuh nenek agar bisa menguasai hartanya. Mereka menggunakan segala cara untuk menyingkirkan nenek dengan memanggil dukun. Kisah di atas sangat dekat dengan kehidupan sehari – hari. Banyak kita jumpai anak yang sudah dewasa enggan merawat orang tua mereka. Ini ibarat peribahasa Air susu dibalas dengan air tuba.
Fokus karya terdiri dari fokus isi dan bentuk. Pementasan yang berjudul “Nenek Tercinta“ kisah seorang anak yang ingin membunuh ibunya sendiri. Namun Tuhan berkehendak lain. Penulis Menggunakan metode penyutradaraan W.S Rendra. Tujuan dalam penciptaan karya ini bagi penikmat seni adalah Menambah wawasan masyarakat tentang pertunjukan teater realis dan Menjadi sarana hiburan, perenungan dalam penyikapan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari terkait pesan moral yang disampaikan cerita. Hasil dari pertunjukan Nenek Tercinta ini diharapkan mampu membuat penonton mendapat pesan moral untuk kehidupan.

Kata Kunci : Penyutradaraan, Teori W.S Rendra.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.