Karya Musik “Finding The Damage” Dalam Tinjauan Ritmis dan Melodi

YUERDHA PRIMANATA

Abstract


Peperangan pada hakikatnya terkait dengan siapa yang ingin menguasai negara yang dijajah serta kemampuan untuk merusak perdamaian dunia. Dalam memaknai musik, memang bukanlah hanya memandangnya sekedar bagian dari kebudayaan Indonesia yang harus terus dilestarikan, tetapi musik sudah harus dimaknai dan dimanfaatkan sebagai alat perjuangan bangsa, terutama dalam menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa. Fenomena yang paling mudah dilihat ketika membicarakan musik dan perang adalah berkembangnya seorang komposer dalam menciptakan karya musik dengan tema peperangan, misalnya Hans Zimmer pada sebuah film yang berjudul The Pacific. Komposer mengambil judul dalam kekaryaan ini yaitu “Finding The Damage”. Judul tersebut diangkat karena sesuai dengan fenomena yang diangkat yaitu tentang peperangan. Pemilihan judul “Finding The Damage” dalam komposisi ini nantinya bisa menjadi musik orkestra pada sebuah soudtrack film sehingga penonton terbawa dengan suasana yang terdapat dalam komposisi karya musik “Finding The Damage”.
Instrumen yang digunakan dalam fullscore komposisi musik “Finding The Damage” terdiri dari: (1) horn in F; (2) 1st trumpet in Bb; (3) 2nd trumpet in Bb; (4) trombone;  (5) triangle; (6) cymbals; (7) snare drum; (8) bass drum; (9) violin I; (10) violin II; (11) viola; (12) violincello; (13) bass guitar. Karya musik “Finding The Damage” disusun dari segi komposisi, yaitu; introduction, transition, coda.
Karya musik “Finding The Damage” merupakan suatu komposisi yang dikembangkan dengan menggunakan tinjauan ritmis dan melodi. Komposisi ini disusun sesuai dengan keilmuan dan kaidah-kaidah musik sehingga menghasilkan komposisi yang mempunyai unsur-unsur bentuk musik konvensional. Pada introduksi dimainkan oleh instrumen bass guitar dan cello. Cello berfungsi sebagai pembentuk ritmis ditambah dengan bass guitar akan menjadi sebuah harmoni. Counter Melody pada introduksi terletak pada birama 26-40. Instrumen brass (horn, trumpet, trombone) sebagai melodi, instrumen guitar bass berperan sebagai counter line, dan instrumen string quartet  menjadi ritme dengan notasi 1⁄16. Karya musik “Finding The Damage” terdapat beberapa transisi. Transisi tersebut berupa perpindahan pola ritmis. Fungsinya untuk menghubungkan bagian satu ke bagian yang lain seperti perpindahan sukat. Transisi terdapat pada birama 11-12. Instrumen yang berperan penting adalah instrumen string quartet dan bass guitar. Instrumen string quartet yang berperan sebagai melodi penghubung perpindahan pola ritmis sedangkan bass guitar sebagai akor pendukung dari tangga nada Dm ke tangga nada D dan penghubung birama 4/4 menjadi 2/4 kembali lagi menjadi 4/4.

Kata kunci:  Finding The Damage,orkestra,komposisi


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.