Pendidikan Karakter Melalui Media Pembelajaran Ekstrakurikuler Kesenian Karawitan di SMAN 1 Dongko Kabupaten Trenggalek

TITIK RIRIS SWASTUTI RAHAYU, ARIF HIDAJAD

Abstract


Ekstrakurikuler yang ada di SMAN 1 Dongko Kabupaten Trenggalek salah satunya kesenian karawitan yang terbentuk pada tahun 2009 bulan April, terbentuk atas dasar antusias siswa yang sangat banyak terhadap kesenian karawitan dan kesenian paling berpotensi. Latihan ekstrakurikuler dilakukan dua kali dalam satu minggu, materi yang diajarkan berpedoman pada buku karangan dari Ki Narto Subdho dan di tulis oleh A.Sugiarto, S.Kar.dengan judul buku “Kumpulan Gending Jawa Karya Ki Narto Sabdho”, dengan metode pengajaran pembelajaran melalui seni dan pembelajaran tentang seni. Media yang digunakan berupa media visual dan audio visual, serta dilengkapi dengan seperangkat gamelan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif menurut Kirk & Miller (dalam Nasution 1988:23), dengan menggunakan teknik studi pusta berupa reverensi dari pustaka cetakan dan studi lapangan berupa: observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini seperti (1)Reduksi data, (2)Penyajian data (3)Pengambilan kesimpulan. Validasi data dalam penelitian ini (1)Triangulasi Sumber dan (2)Triangulasi metode. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesenian karawitan di SMAN 1 Dongko kabupaten Trenggalek sebagai media pembentukan karakter, pembentuk budi luhur yang halus, dengan melalui gending-gending yang dimainkan secara tidak langsung mampu membentuk perilaku yang halus, karena gending yang di mainkan meliputi gending-gending klasik yang bernuansa halus dan rancak, sehingga gending dalam karawitan bisa sebagai terapi kepribadian siswa.
Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Ekstrakurikuler, Karawitan.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.