“Laku Kreatif Tri Broto Wibisono Dalam Proses Menciptakan Karya Tari”

YENI NOVA RATNASARI, WARIH HANDAYANINGRUM

Abstract


Tri Broto Wibisono juga memilki ciri khas yang unik dengan kosisten dalam berkarya seni tari Jawa Timuran. Karya tari Tri Broto Wibisono juga dengan mudah ditarikan oleh segala usia sehingga dapat diterima dan dikenang oleh masyarakat sampai sekarang. Sebagai contoh pengabdian pada seni tari yang ada di Surabaya menghantarkan Tri Broto Wibisono untuk mengembangkan tari Remo Sawunggaling, pengembangan ini diberi nama Remo Jugag. Tri Broto Wibisono tidak terbatas menghasilkan karya-karya tari tetapi juga menghasilkan karya tulis berupa buku jurnal dan artikel yang telah menjadi buku dan acuan bagi para peneliti seni tari diterbitkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur tahun 2001. Pentingnya penelitian proses kreatif salah satunya untuk mempertahankan sosok pelestari budaya seperti Tri Broto Wibisono.Penelitian ini terinspirasi dari karya terdahulu yang berkaitan dengan penelitian biografi dan proses kreatif seniman. Skripsi yang berjudul “Biografi Tri Broto Wibisono, Konsep dan Pandangan Terhadap Seni Tari” karya Mey Kartika Sari; Jurnal yang berjudul “Proses Kreatif R. Fajar Iriadi Dalam Penciptaan Karya Seni Lukis Periode 2010-2013” karya Taufiqur Pratama; Skripsi yang berjudul “Proses kreatif penciptaan Tari Parijhoto Sinangling karya Eko Ferianto” oleh Ulivia. Penelitian ini menggunakan teori Kreativitas dari Hawkins, teori proses kreatif dari Ellfeldt, Jequeline Smith, William, dan Rogers. Penulisan ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini ialah Tri Broto Wibisono dan Objek penelitiannya adalah proses kreatif Tri Broto Wibisono dalam menciptakan karya tari. Tri Broto Wibisono menyusun konsep menggunakan teori dari Hawkins serta Jacqueline Smith dengan rangsangan awal, menentukan tipe tari, menghayati, mengkhayal, serta improvisasi. Saat proses studio Tri Broto Wibisono juga menggunakan teori dari Alma Hawkins dan Jacqueline Smith yang dimulai dari mengejawantahkan ( membuat motif bentuk), memberi bentuk, improvisasi, evaluasi, seleksi penghalusan, serta motif. Menyajikan karya tari yang dilakukan Tri Broto Wibisono terdapat elemen-elemen diantaranya karakter, gending, busana, gerak, serta penonton. Dalam tiga bahasan tersebut juga membahas ciri-ciri kreativitas dan faktor yang mempengaruhi kreativitas Tri Broto Wibisono.Laku kreatif Tri Broto Wibisono dalam proses menciptakan karya tari dapat menjadi acuan bagi generasi muda. Karena Tri Broto Wibisono menciptakan karya tari mementingkan dan menggunakan roso untuk menghasilkan karya tari yang dapat memberikan kesan kepada penonton atau penikmat seni. Sehingga diharapkan dengan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi penelitian sebelumnya.
Kata Kunci: Proses Kreatif dan Tri Broto Wibisono

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.