Kondisi Masyarakat Di Kawasan Konservasi Sendang Biru Desa Tambak Rejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang Dalam Mendukung Pembangunan CBT (Community Based Tourism)

Tera Mawarni

Abstract


Kawasan konservasi Sendang Biru terletak di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Kawasan Konservasi Sendang Biru mulai melakukan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat atau CBT (Community Based Tourism), namun setelah melihat dilapangan konsep pembangunan berbasis komunitas tersebut belum berkembang dengan baik. Peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi sumber daya manusia, partisipasi dan kearifan lokal masyarakat di Desa Tambak Rejo dalam ikut mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat atau CBT (Community Based Tourism).


Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berusia produktif di Desa Tambak Rejo yang berjumlah 4017. Peneliti menentukan sampel menggunakan perbandingan dua kelompok, setiap 40 jiwa masyarakat Desa Tambak Rejo adalah 1 anggota CMC (Clungup Mangrove Conservation). Peneliti menentukan sampel penelitian ini sebanyak 52 sampel. Variabel dalam penelitian ini meliputi sumber daya manusia, partisipasi dan kearifan lokal masyarakat di Desa Tambak Rejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan data yang dibutuhkan meliputi data jumlah penduduk, tingkat pendidikan, pekerjaan dan data kepelatihan. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini  menggunakan skala likert.


Hasil penelitian menunjukkan kondisi sumber daya manusia, yang memiliki 3 aspek meliputi, pendidikan, pengetahuan dan keterampilan yang masuk dalam kategori rendah. Hasil penelitian tentang kondisi partisipasi masyarakat di Desa Tambak Rejo yang belum menunjukan keantusiasan dalam setiap kegiatan sehingga masih tergolong rendah. Hasil penelitian tentang kearifan lokal masyarakat di Desa Tambak Rejo dalam mendukung konsep pengembangan CBT (Community Based Tourism) adalah dengan adanya aturan-aturan masyarakat dalam melindungi sumber daya alam serta adanya tradisi yaitu upacara Petik Laut. Kondisi sumber daya manusia, partisipasi dan kearifan lokal yang rendah menunjukkan pengembangan CBT (Community Based Tourism) di Desa Tambak Rejo kurang berkembang.


Kata Kunci: CBT (Community Based Tourism), pariwisata, kondisi masyarakat, wisata alam.


Full Text: DOCX

Refbacks

  • There are currently no refbacks.