Analisis Dampak Keberadaan Tambak Udang Intensif terhadap Kondisi Fisik dan Sosial Ekonomi Pekerja Tambak Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan - Madura

NURUL HUDA

Abstract


Abstrak


Udang merupakan salah satu komoditi perikanan yang kaya akan gizi dan nutrisi membuat permintaan terhadap udang cukup tinggi baik untuk impor maupun ekspor. Permintaan yang tinggi menjadi suatu peluang usaha bagi beberapa masyarakat pesisir, khususnya masyarakat Kecamatan Kwanyar yang mulai melakukan usaha budidaya tambak udang intensif. Keberadaan suatu usaha pasti akan menimbulkan suatu dampak baik itu dampak terhadap lingkungan ataupun dampak terhadap kondisi sosial ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keberadaan tambak udang intensif terhadap kondisi lingkungan fisik dan mengetahui dampak sosial ekonomi terhadap pekerja tambak udang intensif Kecamatan Kwanyar Kabupaten bangkalan.


Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Data dikumpulkan dengan cara pengukuran di lapangan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Pengukuran di lapangan digunakan untuk parameter kualitas air. Teknik wawancara terstruktur digunakan untuk menggali data sosial ekonomi karyawan tambak udang intensif. Teknik dokumentasi digunakan untuk menggali data-data dari dinas terkait seperti data kependudukan dan kondisi daerah penelitian.


Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air menurut peraturan pemerintah dalam PP nomor 82 tahun 2001 bahwa sampel air untuk BOD, COD, DO dan ammonia masuk dalam kategori tercemar sedangkan untuk suhu, pH dan DHL masil dalam batas wajar untuk suatu air hasil budidaya. Pada kondisi sosial ekonomi adanya tambak udang intensif menyebabkan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja baik dari dalam daerah ataupun luar daerah serta turut berperan dalam peningkatan pendapatan dan perubahan pekerjaan terhadap karyawan.


Kata kunci: Dampak, Kondisi Fisik, Kondisi Sosial-Ekonomi


 


Abstract


A high nutritional shrimp makes its demand high for either import and export. This was a business opportunity for coastal communities, especially the society of Kwanyar subdistrict doing an intensive shrimp farm. The existence of a business would effect both environment or the economical-social conditions. The purpose of this study was to know the impact of intensive shrimp farms to physical environmental condition and know the economical-social impact to shrimp farmer in Kwanyar subdistrict Bangkalan Regency.


This study used survey research methode. Data were collected by using field measurements, structured interviews, and documentation. Field measurements were used for measuring water quality parameters, Structured interview for exploring the socio-economic data intensive shrimp farmers and Documentation used for exploring the data from relevant agencies such as demographic data and conditions of the study area.


The results showed that the water quality conditions based on government regulations No. 82 of 2001 where the water samples for BOD5, COD, DO and ammonia was contaminated while for temperature, pH and DHL still within reasonable was limited for a water cultivation. On their economical-social conditions of intensive shrimp farms brought an impact for workers, either local or interlocal region and playing important role for their income increase and job exchange.


Keywords: Impact, Physical, Economical-social Conditions.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.